Anda berada di :
Rumah > Ekonomi > Hadapi Persaingan Dunia Usaha Di Era 4.0, HIPMI Gresik Luncurkan OK-TOP

Hadapi Persaingan Dunia Usaha Di Era 4.0, HIPMI Gresik Luncurkan OK-TOP

Pemukulan Gong sebagai tanda Peluncuran OK-TOP, bertempat di Hotel @Hom Gresik.

Gresik – Tidak dapat dipungkiri bahwa beberapa dekade terakhir ini kehidupan manusia telah memasuki era baru, yang dijuluki dengan Revolusi Industri 4.0. Revolusi industri keempat yang mengedepankan transformasi, otomatisasi dan interkonektivitas ini bisa dipandang sebagai tantangan atau peluang bisnis dan pekerjaan baru bagi kalangan pengusaha terutama kalangan milenial yang haus akan bekerja.

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Gresik menjawab tantangan tersebut, dengan diluncurkannya OK-TOP.

” Dengan diluncurkannya program ini, kami berharap dapat menjawab kegelisahan millenial dalam menghadapi persaingan di era 4.0 ” ungkap Septrianto Maulana Founder OK-TOP yang juga salah satu pengurus di HIPMi ini.

Peluncuran yang dilaksanakan di Hotel @Hom Gresik, Minggu (15/09/2019) tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Gresik dr. Asluchul ALif, Ketua Karang Taruna Kabupaten Gresik Ika AF Hidayat, Pengurus Hipmi Gresik. Dalam acara itu, HIPMI juga mengundang pengusaha muda yang juga Founder OK-OCE Sandiaga Sholahuddin Uno.

Septrianto Maulana kembali menambahkan, program ini bertujuan mengubah mindset millenial dari yang awalnya job seeker menjadi job creator. Intinya, Ia ingin memaksimalkan skill millenial yang ada di Gresik, sehingga mampu mengurangi pengangguran. ungkap pria yang akrab disapa Rian ini.

” Untuk memaksimalkan program ini, kami akan mengandeng Karang Taruna Kabupaten Gresik dan Desa untuk menciptakan produk-produk. Kalau bisa one karang taruna one produk ” ungkap pria yang akrab disapa Rian ini.

Sementara itu, Sandiaga Uno yang juga selaku pembicara mengatakan, millenial ke depan itu harus mampu berinovasi serta juga bisa melihat peluang dan mampu mengambil resiko.Terutama bisa memajukan produk di daerahnya masing-masing.

“ Ini sebuah gerakan yang sangat positif untuk menggerakkan ekonomi kaum milenial ” ujar Sandi.

Dalam pemaparannya, pemilik perusahaan investasi PT Saratoga Investama Sedaya itu bercerita bahwa dirinya pernah menjadi karyawan dan juga pernah di PHK. Lalu berusaha bangkit dengan membuka usaha sendiri.

“ Awalnya saya cuma punya tiga karyawan. Namun akhirnya bisa berkembang hingga saat ini. Jadi jangan pernah takut menjadi enterpreneur ” tutupnya. (Yit)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top