Anda berada di :
Rumah > Peristiwa > Cuaca Buruk, Pencarian Korban Kapal Rafelia II Dihentikan

Cuaca Buruk, Pencarian Korban Kapal Rafelia II Dihentikan

 

Kapal_tenggelam_Banyuwangi

Banyuwangi – Proses pencarian terhadap korban hilang Kapal Rafelia II yang tenggelam di Perairan Selat Bali dihentikan sementara. Alasannya karena cuaca yang tidak mendukung.
“Saat ini, situasi di Selat Bali sudah gelap gulita sehingga menyulitkan tim dalam melakukan proses pencarian,” kata Kepala Badan SAR Nasional Bambang Soelistyo yang dihubungi melalui saluran telepon genggamnya, Jumat, 4 Maret 2016.
Selain itu, derasnya arus juga menjadi faktor yang dipertimbangkan untuk menghentikan sementara pencarian empat korban yang belum ditemukan.
“Itu yang membuat diputuskan pencarian dilanjutkan besok pagi pukul 06.00 WITA,” ungkapnya.
Sementara itu, Manajer Operasional Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Gilimanuk, Sugeng Purnomo, mengatakan, KMP Rafelia II yang tenggelam di perairan Banyuwangi ternyata baru beroperasional selama dua bulan. Kapal tersebut milik PT Darma Bahari Utama, dan baru didatangkan sekitar empat bulan lalu.
Kapal tersebut merupakan bagian dari tiga kapal yang juga melayani rute penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.
“Makanya beroperasinya itu ya baru saja,” kata Agus saat dihubungi, Jumat, 4 Maret 2016.
Agus melanjutkan, sebelum berangkat, kapal itu bersandar terlebih dahulu di Dermaga LCM. Tujuannya, untuk mengangkut kendaraan dan barang.
“Sekitar tengah hari kapal itu baru berangkat menyeberang ke Ketapang,” terang Sugeng.
Saat ditanya mengenai kondisi kapal, Sugeng mengaku masih belum banyak mengetahuinya.
“Karena seperti yang saya sampaikan tadi, kapal itu memang baru beroperasi selama dua bulan,” tuturnya.
Sebelumnya, kapal itu tenggelam di perairan Selat Bali, sekitar pukul 13.00 WIB. Tepatnya, saat mendekati Pelabuhan Ketapang. (vivanews.com/cp)

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top