Anda berada di :
Rumah > Pendidikan > Darul Arqom di SDM 15 Surabaya

Darul Arqom di SDM 15 Surabaya

Surabaya – Sebanyak 130 anak anak kelas 6 Sekolah Inspiratif SD Muhammadiyah 15 Surabaya, berkumpul di sekolah pukul 14. 00 Wib. dengan berpakaian busana muslim dan membawa kebutuhan lengkap selama dua hari Jum’at-Sabtu, 23-24 Maret 2019, mengikuti Darul Arqom (DA).

 

Pembukaan kegiatan pengkaderan Darul Arqom dimulai pukul 15. 30 habis sholat Ashar di masjid At Taqwa yang berada di sekolah, kegiatan ini bertema “Al Mumtaz”, dengan target seluruh peserta mampu menghafal Al Qur’an juz 30 dan bisa dirikan sholat dengan khusuk dan thuma’ninah.

 

Nur Kholifah, S. Pd. ketua panitia menuturkan, “buku panduan ibadah kita siapkan, sebagai bahan materi DA, jadwal Darul Arqom kita susun, sebagai pedoman pelaksanaan DA, harapannya materi disampaikan sesuai target yang ditetapkan panitia, satu instruktur menangani 5 anak, mulai dari awal sampai akhir.” ditemui saat acara pembukaan kemarin

 

Guru Al Islam SDM Limas sekaligus ketua panitia DA, Kholifah, menambahkan, “sebelum materi disampaikan ke anak anak, terlebih dahulu peserta diberi pre test, untuk mengukur kemampuannya. Sedangkan diakhir materi, instruktur memberikan post test dari materi yang telah diterima. ” Ungkapnya, sambil menunjukkan  instrument pre dan post test

 

SD Muhammadiyah 15 Surabaya, yang terkenal SDM Limas merencanakan program Darul Arqom (DA) setiap satu tahun sekali. Tahun 2018 pelaksanaannya tidak menunggu bulan suci Ramadhan tiba, tapi dilaksanaan setiap hari Jum’at dan Sabtu, dimulai dari kelas 1 pada tanggal 9-10/3 dan seterusnya. Pada tanggal 23-24/3 waktunya kelas 6, agar setelah kegiatan ini anak anak bisa konsentrasi ujian nasional dan tidak terganggu kegiatan yang lain.

 

Diwaktu yang terpisah, Ardia Syakina Akhmad, salah satu peserta Darul Arqom, menyampaikan pesan, “Alhamdulillah saya bisa ikut kegiatan ini sampai tuntas, sebagai bekal saya ke pondok, karena setelah lulus dari SDM Limas nanti saya berencana mondok, ” sahutnya, sambil tersenyum malu, setelah ikut materi muroja’ah/mengulang hafalan Al Qur’an. Kiki, sapaan akrabnya memang berencana mondok di Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem Paciran Lamongan, dengan tujuan Tahfid Al Qur’an. (af)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top