Anda berada di :
Rumah > Hukum > Diancam Mau Dibunuh, Pihak Sekolah Siap Mengantar Korban Hingga Ke Rumah

Diancam Mau Dibunuh, Pihak Sekolah Siap Mengantar Korban Hingga Ke Rumah

smk tar jaya (1)
Kuasa Hukum korban saat mendatangi SMK TJ, guna meminta pengawasan demi keselamatan Umi Salama

Gresik –  Kasus penganiayaan pelajar siswa SMK Taruna Jaya hingga saat ini masih dalam proses penanganan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gresik.

Hari ini Sultan Sulaiman SH bersama Johannes Hutapea SH kuasa hukum korban yang bernama Umi Salama mendatangi Sekolah terkait adanya ancaman terhadap korban. (senin 18/4/2016)

“ kami memdatangi sekolah korban dan diterima oleh Guru Bimbingan Konseling dan Wakil Kepala Sekolah. Intinya kami meminta agar klien kami mendapat pengawasan saat selesai jam belajar atau pada waktu pulang sekolah. Karena klien kami sempat menerima ancaman dari pelaku akan dihabisi” kata sultan.

Sementara pihak sekolah menyatakan siap membantu memberikan pengawasan kepada Umi Salama jika memang diperlukan. Hal itu diungkapkan oleh Henny Setiawan SH selaku guru BK di SMK Taruna Jaya yang terletak di jalan arif rahman hakim.

“ dalam kasus ini kami merasa Umi Salama tidak bersalah, dan kami mendapat info jika Umi Salama ini diancam oleh pelaku akan dibunuh, sebelum kasus ini ditangani oleh Polres. Dan untuk selanjutnya jika dirasa perlu kami akan mengantar Umi Salama pulang sampai kerumah demi keamanan” ujarnya.

Sementara Umi  Salama sudah masuk sekolah seperti biasa dan mengikuti pelajaran yang berlangsung. Namun menurut salah seorang guru di sekolah tersebut, Umi Salama masih suka merasakan sakit di kepala, mungkin masih pengaruh akibat dibenturkan di paving saat kejadian lalu.

Seperti diberitakan bahwa Umi Salama dianiayah oleh Herisa dan dua temannya dari SMK PGRI Nurul Ihsan dan satu siswi SMK Dharma Wanita bernama Via di kawasan Industri Gresik hanya karena memakai kata “cutes” pada DP profil di BBM (1/4/2016). Meski korban sudah meminta maaf dan bersujud namun pelaku tetap menginjak kepala korban saat bersujud dihadapan pelaku. (shol)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top