Anda berada di :
Rumah > Ekonomi > Diduga Ada Praktek Suap, Delapan Sindikat Pencuri Pupuk Divonis Ringan

Diduga Ada Praktek Suap, Delapan Sindikat Pencuri Pupuk Divonis Ringan

sidang pupuk vonis ringan
terdakwa sindikat pencuri pupuk saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Gresik (18/4/2016)

Gresik – Pengadilan Negeri Gresik  memvonis enam bulan penjara pada delapan terdakwa kasus pencurian pupuk di PT. Petrosida beberapa bulan yang lalu. Vonis yang dibacakan Hakim Ketua I Putu Gede Astawa ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Senin (18/4/2016)

 

Dalam amar putusannya ketua majelis hakim I Putu Gede Astawa menjatuhkan vonis ringan terhadap terdakwa enam  bulan penjara. Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum  Lila Yurifa menuntut terdakwa selama satu  tahun penjara.

 

Kedelapan terdakwa dinyatakan bersalah karena telah melakukan pencurian ratusan botol pupuk milik PT. Petrosida.

Ringannya vonis dikarenakan kedelapan terdakwa yang juga merupakan Satpam di pabrik tersebut dan telah memperoleh maaf dari perusahaan. Dan pertimbangan lain karena mereka adalah tulang punggung keluarga.

 

Lila Yurifa selaku Jaksa Penuntut Umum  mengatakan pikir –  pikir. Saat ditanya ketua majelis hakim tentang putusan tersebut.

 

“saya pikir – pikir dulu pak hakim “ jawab Lila saat ditanya.

 

Vonis ringan ini sudah diprediksi sebelumnya karena diduga ada isu suap sejak dari rencana tuntutan di kejaksaan Tinggi Gresik. Diduga ada praktik suap dalam kasus sindikat pencurian pupuk tersebut sebesar 125 juta yang diberikan kepada pihak  oknum Jaksa

 

Untuk mengetahui kebenaran tentang adanya isu suap tersebut, para awak media mencoba mengkonfirmasi Adi Wibowo Kasi Pidum Kejaksaan Tinggi Gresik. Namun saat ditunggui wartawan di Kasi Pidum menghindar dan meninggalkan diam – diam para wartawan yang sejak tadi telah menunggunya.

 

Kasus ini bermula Saat Security di PT Petrosida tertangkap mencuri pupuk cair pada bulan Desember 2015. Polisi berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 23 kardus pupuk jenis Fonesida dan satu unit mobil Toyota Yaris Nopol W 1392 BX. (shol)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top