Anda berada di :
Rumah > Featured > H. Mardiatos Tanjung Bantah Pemberitaan Yang Beredar di Media Online

H. Mardiatos Tanjung Bantah Pemberitaan Yang Beredar di Media Online

Cahaya pena – Terkait dengan pemberitaan di beberapa  Media online  12 april 2016 lalu dimana ada seorang Ustad digerebek dikamar mandi, telah mendapat klarifikasi  dari H. Mardiantos Tanjung,  warga di Jalan Gatot Subroto, Simpang Pertanian, Bandar Senembah, Binjai Barat, membantah dimana dia menjelaskan dan menceritakan kejadian yang sebenarnya.Polisi membawa perempuan yang digerebek bersama Mardiatoz Tanjung

Menurut Mardiatos, Saat itu dia diserang oleh oknum Arjuni Reza dan kawan-kawannya dengan membawa awak media. Sedangkan mereka bukanlah warga sekitar tempat tinggal saya. Arjuni Reza sendiri merupakan warga kelurahan Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Utara. Saat mereka menyusup ke rumah saya, saya sedang berada di ruang tamu sedangkan tamu wanita saya sedang permisi ke kamar mandi. Kami dalam keadaan berpakaian lengkap dan itu disaksikan langsung oleh kepling Lingkungan I kelurahan Sukaramai.
Berita yang beredar saat ini mengatakan bahwa Mardiatos merupakan Ketua Ranting Partai Keadilan Sejahtera (PKS) padahal sejak 28 Februari 2016 dia sudah tidak menjabat lagi sebagai Ketua Ranting PKS lagi.

Mardiatos Juga menjelaskan bahwa tidak benar dia dan tamu perempuannya dalam keadaan telanjang dada, tapi saat itu dirinya masih berpakaian lengkap dan saat itu disaksikan oelh kepala lingkungan I sukaramai yang datang sebagai saksi saat kejadian tersebut.

Berita yang menyebutkan bahwa Mardiatos ditarik keluar dan mengarahkan pisau kepada warga juga tidak dibenarkan. Yang sesungguhnya terjadi adalah kedatangan Arjuni Reza disambut dengan baik dan membiarkan mereka  menggeledah rumahnya.

Saat selesai  menggeledah rumahnya itulah mereka mulai bertindak anarkis, mencaci maki serta ingin menyerang Mardiatos dan tamu wanitanya. Untuk itu dia membela diri dan menggertak mereka dengan memukulkan pisau ke tempat pencucian piring, bukan mengarahkan pisau kepada mereka.
Juga tidak benar bahwa ditulis Dia membawa perempuan diduga selingkuhan, isterinya tidak berada di rumah, tadi malam ribut (bertengkar) orang ini, isterinya pergi ke rumah orang tuanya.  Juga yang menyebutkan Perempuan tersebut adalah teman yang bertamu ke rumah saya. Sedangkan isteri saya sejak hari kamis, 7 April 2016 (empat hari sebelumnya) telah keluar rumah tanpa seizin dan sepengetahuan saya, tidak memberitahukan keberadaannya, dan memberitahukan bahwa keluarganya telah mengurus surat permohonan cerai ke pengadilan agama.

Setelah Kejadian tersebut Mardiatos  Tanjung diperiksa di Mapolsek Binjai Barat sebagai terlapor, dan istrinya Arfina Muharny senagai pelapor. Serta saksi – saksi (termasuk Kepling Lingkungan I Sukaramai ibu Sri Asnaini). Pemeriksaan dilakukan senin 11 april 2016, pukul 16.30 Wib oleh Kanit Reskrim Polsek Binjai Ipda Junaidi.

Dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui bahwa Mardiatos tidak melakukan tindakan yang mengarah pada perbuatan asusila seperti pelecehan, pencabulan dan perzinaan.

Maka sesuai permintaan, atas penerbitan ini kami telah memuat Bantahan Berita yang dilakukan oleh H Mardiatos Tanjung yang dikirim  via email pimpinan redaksi  terhadap pemberitaan yang beberpa waktu lalu ditayangkan di media ini.   (pimred)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top