Anda berada di :
Rumah > Pendidikan > Kades Se-Mamuju Belajar ke Desa Pangkah Kulon

Kades Se-Mamuju Belajar ke Desa Pangkah Kulon

Gresik – Terinspirasi dengan pelayanan masyarakat yang cepat, sebanyak 88 Kepala Desa ( Kades) beserta perangkat desa kabupaten Mamuju Sulawesi Barat belajar ke Desa Ujung Pangkah. (29/09/2016)
Mereka berkeinginan untuk bisa meniru desa Pangkah Kulon kecamatan Ujung Pangkah kabupaten Gresik Jawa timur dalam melakukan pelayanan Masyarakat terkait pengurusan surat-surat yang bisa diselesaikan paling lama 30 menit jadi.
Pengurusan surat-surat yang dimaksud adalah surat keterangan maupun pengantar yang biasanya dibutuhkan oleh warga masyarakat untuk keperluan pribadi. Pelayanan 30 menit jadi ini menjadi suatu projek percontohan bagi desa lain dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat.
Predikat sebagai desa inovatif dan penghargaan The Sunan Giri Award disabet karena prestasi yang dihasilkan layak untuk menjadi juara.
Kades Pangkah kulon Ahmad Fauron S.Sos.I. mengatakan semua ini berkat dukungan dari masyarakat desa Pangkah Kulon.
“Kami bisa bekerja melayani masyarakat karena dukungan dari warga juga. Kami menyediakan perangkat dalam memaksimalkan pelayanan kepada warga. Dan ini menjadi contoh bagi desa lain. Bahkan beberapa kabupaten melakukan studi banding dalam rangka belajar tentang pelaksanaan kami” ujar Kades

Sementara Firman Hidayat Kabag bina program kabupaten Mamuju Sulawesi barat. Mengatakan bahwa ” semua Kades dan perangkat yang datang sangat ingin meniru pelayanan yang dilakukan oleh desa Pangkah Kulon ini. Disini sudah menggunakan IT. Sementara kami di sana masih manual dalam melayani masyarakat” ujar Firman
Di samping mempelajari pelayanan yang sudah di tunjang oleh IT. Beberapa perangkat desa Mamuju juga melakukan kunjungan ke beberapa sentra UKM. Diantaranya ukm di bidang pengelolaan hasil laut.
Karena kondisi geografis desa Pangkah Kulon ni dekat dengan Laut. Maka kebanyakan masyarakat nya juga bekerja sebagai nelayan. Dengan hasil nelayan ini maka banyak juga produk olahan hasil laut yang dilakukan oleh warga melalui kelompok kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) yang juga merupakan binaan pemerintah kabupaten Gresik. (Shol)

img_20160929_105347

 

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top