Anda berada di :
Rumah > Sport > Juara bertahan LavAni tak terbendung saat lumat STIN BIN 3-1

Juara bertahan LavAni tak terbendung saat lumat STIN BIN 3-1

Dilihat 1553

SURABAYA – Juara bertahan putra Jakarta LavAni Allobank Electric kembali meraih kemenangan saat melumat Jakarta STIN BIN 3-1 (25-15, 25-21, 21-25, 25-20) pada putaran final four seri pertama PLN Mobile Proliga 2024 di GOR Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (6/7/2024) malam.

Ini menjadi kemenangan kedua bagi LavAni setelah sebelumnya mengalahkan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor 3-0 pada Jumat (5/7/2024) lalu, sekaligus membuat LavAni memimpin klasemen sementara dengan nilai 6.

Jumlah kemenangan LavAni sama dengan yang didapat Palembang Bank SumselBabel, tetapi juara Proliga 2011 dan 2013 ini mengoleksi nilai 5, hasil kemenangan 3-1 atas STIN BIN dan 3-2 atas Bhayangkara Presisi.
Pada laga terakhir putaran pertama final four, Minggu (7/7/2024), LavAni dan Bank SumselBabel akan bertemu untuk memperebutkan juara putaran pertama dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 60 juta.

Dari dua kali pertemuan selama babak reguler, LavAni dan Bank SumselBabel saling mengalahkan. LavAni menang 3-0 pada putaran pertama, sementara Bank SumselBabel membalasnya dengan skor 3-2 pada putaran kedua.

“Pertemuan dengan Bank SumselBabel jelas tidak mudah. Mereka juga punya materi pemain bagus, tetapi kami tetap optimis,” kata asisten pelatih LavAni, Samsul Jais usai pertandingan.

Menurutnya, babak empat besar tidak saja membutuhkan kondisi fisik yang prima karena bermain maraton tiga kali dalam empat hari, tetapi kekuatan mental juga sangat penting.

Saat laga menghadapi STIN BIN, LavAni tampil sangat dominan pada set pertama dan menyerang lewat servis. Beberapa kali receive Farhan dan Doni Haryono tidak sempurna yang mengakibatkan LavAni bisa memukul balik. Set pertama dimenangkan LavAni 25-15.

STIN BIN mencoba bangkit pada set kedua dengan penerimaan servis yang lebih baik hingga skor ketat 13-13. Tidak lama kemudian, anak-anak LavAni kembali menekan dan menggagalkan serangan Rivan Nurmulki dan Farhan Halim hingga unggul jauh 20-16. LavAni pun kembali menang 25-21.

Tertinggal dua set, pelatih STIN BIN Ryan Masajedi menurunkan formasi pemain lokal, termasuk Fikri “Marjose” Mustofa menggantikan Rivan Nurmulki yang tampil buruk dan Luvin Febrian menempati posisi Doni Haryono.

Formasi lokal ini bermain solid dan menyulitkan pertahanan LavAni. Mereka unggul dalam perolehan angka dan mengambil set ketiga 25-21. Sayangnya menjelang akhir set ketiga, Luvin Febrian harus meninggalkan lapangan lebih cepat karena mengalami cedera.

Memasuki set keempat, LavAni kembali menemukan performanya. Renan Buiatti, Boy Arnez, Hendra Kurniawan, Malizi, dan Dio Zulkifli sangat solid dalam bertahan dan menyerang. Kendati sempat mendapat perlawanan dari STIN BIN, tetapi LavAni tak terbendung untuk menang 25-20.

Kekalahan kedua kalinya pada final four putaran pertama ini membuat langkah STIN BIN menembus grand final semakin berat. (GIL)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top