Anda berada di :
Rumah > Sosial > PG Gelar Khitanan Masal

PG Gelar Khitanan Masal

Photo : Dirut PG Rahmad Permadi saat tinjau khitanan masal di SOR Tri Darma Gresik
Gresik  – PT. Petrokimia Gresik (PG) yang notabene anak usaha PT. Pupuk Indonesia (Persero) kembali gelar khitanan umum gratis ke-34 di Gedung SOR Serbaguna Tri Dharma, Rabu (26/06/2019). Kegiatan khitanan umum gratis yang diikuti 400 anak ini dilakukan dalam rangka rangkaian peringatan HUT PG ke-47 dan HUT RI yang ke-74.
Direktur Utama (Dirut) PG Rahmad Pribadi yang hadir dalam saat itu mengatakan, khitanan masal ini adalah bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang terus akan kita lakukan dan juga bentuk peduli PG kepada masyarakat sekitar.
” Pada khitanan masal kali ini peserta yang terdaftar 400 anak. Dan sampai sekarang selama 34 tahun khitanan yang sudah dilakuakan oleh PG sekitar 8.132 anak ” ungkapnya.
Peserta khitanan umum tahun ini berasal dari desa sekitar perusahaan, dan beberapa diantaranya merupakan warga desa sepanjang pipa air Babat (Lamongan) dan Gunungsari (Surabaya). Setiap peserta juga mendapatkan paket sunat lengkap mulai dari proses khitan, pengobatan, hingga kontrol.
Selain itu peserta juga mendapat sarung dan uang saku sebesar Rp 200 ribu, jadi untuk total bantua dalam kegiatan ini PG telah mengucurkan bantuan mencapai Rp 394 juta.
Sementara itu, dalam pelaksanaannya PG bekerjasama dengan tim dokter dan paramedis dari Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG).
Rahmad Permadi menambahkan, kegiatan seperti ini ditujukan supaya ketika PG berkembang masyarakat sekitarpun ikut berkembang dan juga ikut mendapatkan manfaatnya.
” Khitanan Ini juga sebagai upaya PG untuk mewujudkan upaya mereka agar bisa melaksanakan kewajibannya sebagai umat muslim ” ungkapnya.
” Alhamdulillah saat saya lihat anak nya berani-berani. Hapannya, semoga lekas sehat dan menjadi anak yang baik ” tambah Direktur Utama PG Rahmad Permadi.
Pada kesempatan ini, Rahmad juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar PG mampu menjalankan amanah pemerintah dengan baik, guna mewujudkan ketahanan pangan nasional serta menjadi perusahaan solusi agroindustri terkemuka di Indonesia.
“ Kami sadar tanpa doa dan dukungan dari masyarakat sekitar. PG tidak akan bisa eksis hingga usia ke-47 tahun ini. Untuk itu kami mohon doanya agar PG selalu diberi kelancaran, semakin jaya dan semakin berkontribusi positif bagi Indonesia ” tutupnya. (Yit)
Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top