Anda berada di :
Rumah > politik dan pemerintahan > Hadiri FGD Yang Diselengarakan Dinas Pendidikan, Ketua DPRD Gresik Ingatkan Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik Agar Program Strategis Dapat Tersampaikan ke Masyarakat

Hadiri FGD Yang Diselengarakan Dinas Pendidikan, Ketua DPRD Gresik Ingatkan Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik Agar Program Strategis Dapat Tersampaikan ke Masyarakat

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir saat menghadiri Focus Grup Discution (FGD) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik bertema Mekanisme Keterbukaan Informasi Digital, Rabu (07/12/2022).

Gresik – Menjadi narasumber dalam Focus Grup Discution (FGD) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan  (Dispendik) Kabupaten Gresik bertema Mekanisme Keterbukaan Informasi Digital, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan setiap badan atau instansi pemerintah tidak terkecuali dinas pendidikan harus melakukan keterbukaan informasi publik. Agar setiap program dan strategi pendidikan dapat tersampaikan kepada masyarakat.

“Maka dari itu dibutuhkan kolaborasi antara penyelenggara pendidikan dengan teman-teman media, agar setiap program dan strategi pendidikan dapat tersampaikan kepada masyarakat, ini menjadi hal penting yang sebagai wujud keterbukaan,” ungkapnya, Rabu (06/12/2022).

Kegiatan yang menghadirkan seluruh kepala sekolah tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) yang diselenggarakan di salah satu Hall Hotel di Kabupaten Gresik tersebut, juga mengundang dari insan pers yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Gresik (KWG) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Gresik kembali mengingatkan, keterbukaan informasi harus disertai dengan penyamaan persepsi antara penyelenggara pendidikan dengan komponen lainnya, termasuk insan pers. Agar informasi bisa tersampaikan kepada publik dengan baik.

“Keterbukaan informasi menjadi komitmen mewujudkan pelaksanaan tugas pemerintahan yang sesuai aturan yang berlaku, agar masyarakat juga mendapatkan informasi tentang penyelenggaraan dan juga strategi pendidikan. Jika itu sudah dilaksanakan, maka kepuasan publik terkait pelayanan pemerintah akan meningkat,” pungkas Abdul Qodir.

Sementara itu Kepala Dispendik Gresik, S Hariyanto berjanji akan transparan atau terbuka dalam berbagai hal khususnya terkait program-program yang dijalankan. Komitmen transparansi itu sejalan dengan amanat Undang-Undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

“Bagaimana produk kebijakan dan juga kegiatan-kegiatan yang ada di dinas pendidikan bisa tersampaikan secara positif ke masyarakat, jadi masyarakat bisa mengetahui program-program yang ada di dinas pendidikan, mulai apa saja programnya, hasilnya apa, hingga outputnya apa. Sehingga dampak positifnya juga dirasakan oleh masyarakat,” kata Hariyanto.

Menurut dia, banyak hal positif yang bisa disampaikan kepada masyarakat terkait prestasi maupun produk-produk kebijakan yang ada di dinas pendidikan. Untuk itu, sinergi dan kolaborasi semua pihak sangat penting dalam mewujudkan keterbukaan informasi khususnya sektor pendidikan.

“Banyak hal, seperti prestasi-prestasi yang diraih oleh siswa-siswi, produk kebijakan, pembangunan SDM maupun infrastruktur, dan lainnya. Sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik ke depan semakin baik,” tandasnya.

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top