Anda berada di :
Rumah > politik dan pemerintahan > Dua Surat Dari DPD Golkar Gresik Telah di Terima DPRD Gresik

Dua Surat Dari DPD Golkar Gresik Telah di Terima DPRD Gresik

Gresik – DPD Golkar Kabupaten Gresik mengajukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap kadernya jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) ke DPRD Gresik

Ketua DPD Golkar Gresik H. Ahmad Nurhamim, membenarkan kabar tersebut dan menegaskan telah mengajukan surat PAW kader Golkar yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD atas nama Markasim Halim Widianto, Senin (23/7/2018).

Pengajuan PAW tersebut karena yang bersangkutan telah membuat surat pengunduran diri sebagai anggota partai Golkar pada 20 Juli lalu.

“ yang bersangkutan yaitu pak Markasim, telah mengajukan mundur dari keangotaan partai Golkar ” kata Nurhamin.

Saat di kejar pertanyaan tentang alasan yang bersangkutan mengundurkan diri, Nurhamin mengaku jika Markasim sedang fokus pada kesibukan bisnisnya. ” Pak Markasim mundur dalam suratnya beralasan karena ingin fokus menjalani kegiatan lain,” terangnya.

Sementara Terkait pengajuan PAW dari Golkar, Wakil Ketua DPRD Gresik Moh. Syafi’ mengakui telah meneken disposisi untuk memproses surat tersebut.

“ada 2 surat dari Golkar yang dikirim ke kami. Satu surat pengunduran diri Pak Markasim per tanggal 20 Juli 2018, dan PAW per tanggal 23 Juli 2018,” kata M. Syafi’

Masih kata Syafi’, kedua surat itu di disposisi untuk segera proses per hari Senin, 23 Juli 2018 termasuk mengirim surat tembusan ke KPU Gresik.

“Surat pengunduran diri dan PAW dari Golkar setelah didisposisi kemudian dikirimkan ke KPU Gresik untuk proses PAW. Nah, KPU nanti yang tahu siapa yang mem-PAW pak Markasim berdasarkan nomor urut perolehan suara pada Pileg 2014,” terangnya.

Sesuai prosedur, KPU akan meneruskan surat tersebut ke Bupati untuk diteruskan ke Gubernur Jawa Timur untuk kemudian mengeluarkan SK pemberhentian dan pengangkatan PAW tersebut.

“setelah SK Gubernur nanti turun, baru DPRD menggelar pelantikan. Saya gak bisa prediksi memakan waktu berapa proses PAW tersebut,” pungkasnya.

Mengacu hasil Pileg 2014, yang berhak menggantikan posisi Markasim Halim Widianto adalah Ahmad Nurhamim. Sebab, di daerah pemilihan (Dapil) 1 (Gresik dan Kebomas) Nurhamim menempati perolehan suara ke-2 setelah Markasim. (Shol)



 

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top