Anda berada di :
Rumah > Komunitas > DPRD Gresik dan KWG Jalin Sinergitas Tingkatkan Potensi PAD

DPRD Gresik dan KWG Jalin Sinergitas Tingkatkan Potensi PAD

 

Gresik Cahayapena.co.id : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik bersama Komunitas Wartawan Gresik (KWG) rencananya akan bersinergi dalam rangka menggali dan meningkatkan potensi daerah. Sinergitas ini dilandasi keinginan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gresik. Sedangkan acara itu sendiri dikemas dalam bentuk studi banding ke Kota Bandung, yang bakal digelar Maret mendatang.

Selaku ketua DPRD Gresik Ir. H. Abdul Hamid mengaku sangat mendukung adanya sinergitas KWG dengan DPRD ini. Hamid berharap studi banding mendapatkan hal positif yang bisa diterapkan di Kabupaten Gresik.

“Sebagai bentuk dukungan, kami telah membahas kegiatan studi banding ini dalam forum Badan Musyawarah (Banmus), dan kegiatannya akan dilakukan pada awal Maret tahun ini,” terang politikus Golkar ini, Jum’at (09/02/18).

“Saya berharap sinergisitas ini terus terbangun dan bisa terus ditingkatkan,” harapnya.

Senada dengan itu, Ketua Komisi II Sholihudin menyatakan, sangat terbantu dengan adanya sinergitas ini.

“Study banding ini pas dengan komisi saya yang membidangi pendapatan. Saya dan teman-teman Komisi II sangat apresiatif dengan kepedulian teman-teman KWG,” kata Sholihudin.

Agar studi banding itu lebih maksimal, Sholihudin mengaku akan mengajak serta OPD mitra Komisi II di Pemkab. Yakni, Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah(BPPKAD), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), dan Dinas Perhubungan (Dishub).

“Kami akan ajak mereka untuk ikut, sehingga setelah kami studi banding bisa ditindaklanjuti hasilnya. Sebab, PAD Gresik dalam beberapa tahun ini cenderung merosot, sehingga berdampak terhadap pengurangan sejumlah program dan defisitnya anggaran,” ujar politikus PKB ini.

Sekretaris KWG M. Syuhud  mengungkapkan, kunjungan itu di gelar dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Komunitas Wartawan Gresik (KWG) 2018. Dan juga untuk mempelajari tata kelola pariwisata disana. Sehingga, dapat menyumbang PAD yang signifikan sebagai modal pembangunan. Di mana selama ini Kabupaten Gresik belum menggarapnya secara maksimal.

“Karena itu kami ingin tahu seperti apa peran pemerintah Bandung mengelola obyek wisata, baik dari segi pengalokasian anggaran maupun kiat-kiatnya untuk menarik wisatawan,” ujarnya .

Di sisi lain, Kepala BPPKAD Andhy Hendro Wijaya menyambut positif kegiatan terebut. “Insya Allah saya dan teman-teman siap ikut,” katanya. (YIT/adv)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top