Anda berada di :
Rumah > politik dan pemerintahan > 6 PERUSAHAAN MENYATAKAN SANGGUP BERLAKUKAN UMSK 2019

6 PERUSAHAAN MENYATAKAN SANGGUP BERLAKUKAN UMSK 2019

Gresik – Aksi para buruh yang tergabung dalam Sekber (Sekretariat Bersama) buruh se-Kabupaten Gresik yang menuntut dibelakukannya Upah Minimum Sektor Kabupaten (UMSK) 2019 beberapa waktu yang lalu akhirnya menghasilkan kesepakatan sejumlah perusahaan.

Sebelumnya, ribuan masa buruh yang tergabung dalam Sekber buruh Gresik melakukan aksi unjuk rasa menuntut diberlakukannya UMSK sebesar 5 persen, 7 persen dan 9 persen dari nilai UMK Rp. 3.867.874.

Aksi buruh tersebut kemudian direspon Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk memfasilitasi para buruh dengan melakukan perundingan antara buruh dengan pengusaha yang difasilitasi oleh Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim di ruang Mandala Bhakti Praja, pada Senin (21/01) lalu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kabupaten Gresik, Ninik Asrukin melalui Kabag Humas Pemkab Gresik Sutrisno, mengatakan bahwa 6 dari 49 perusahaan di Gresik menyatakan kesanggupannya untuk memberlakukan UMSK tahun 2019.

“Enam perusahaan tersebut telah membuat surat pernyataan yang berisi kesanggupannya terkait pemberlakuan UMSK 2019 ini,” ujarnya, Selasa malam (22/01).

Masih menurut Ninik, besaran UMSK yang diberikan perusahaan kepada para buruh tersebut bervariasi. “Ada yang 3 persen hingga 5 persen. Itu bergantung pada kemampuan perusahaan masing-masing,” sambungnya.

Selanjutnya, Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto akan mengusulkan 6 perusahaan yang menyatakan kesanggupannya tadi ke tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Usulan tersebut sudah di rekomendasi Bapak Bupati (Dr. H. Sambari Halim Radianto) dan langsung kita serahkan ke Gubernur Jawa Timur malam ini,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui bahwa, Pemerintah Kabupaten Gresik tidak keberatan mengusulkan UMSK tersebut kepada Gubernur Jawa Timur. Asalkan pihak perusahaan mempunyai komitmen dan menyatakan kesanggupannya membayar UMSK tersebut.

“Tentu sesuai dengan regulasi yang ada, sehingga dengan adanya UMSK di Gresik dapat diterima semua pihakdalam hal ini pengusaha dan buruh. Sehingga Gresik akan tetap kondusif dalam hubungan industrial,” kata Kadisnaker (iis )

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top