Anda berada di :
Rumah > Peristiwa > Petugas Medis Kesulitan Potong Titit Bocah 48 kg Saat Khitan Masal PG

Petugas Medis Kesulitan Potong Titit Bocah 48 kg Saat Khitan Masal PG

Foto : Paramedis saat menangani Diki zulkarnain, siswa Kelas 10 SD pongangan yang memiliki Bobot 84 kg

Gresik – Diki zulkarnain,  siswa Kelas 10 SD pongangan yang memiliki Bobot 84 kg harus sabar menunggu di sunat  oleh tim medis yang menanganinya setelah berbaring di tempat tidur yang disediakan panitia. Hampir  1 jam lebih tim medis yang menanganinya belum bisa menemukan titit (Red :penis) yang hendak di sunat.

Lain halnya dengan Riyanto, Siswa kelas 5 SD yang tinggal di Morowudi kulon ini berbaring sambil bermain Android untuk mengalihkan rasa sakit saat di khitan. Didampingi oleh Basuki Rahmat orangtuanya, Riyanto tidak menangis saat di khitan.

Basuki Rahmat, Orang tua Riyanto  sangat berterima kasih kepada pihak Petrokimia Gresik (PG) yang telah menyelenggarakan khitan gratis ini. “ Saya sangat senang bisa mengikutkan anak saya khitan gratis disini. Ini sangat membantu saya, meringankan saya yang hanya buruh bingkar muat di kawasan pergudangan margomulyo Surabaya” ungkap Basuki saat mendampingi anaknya di sunat.

Tercatat Sebanyak 392 anak sebagai peserta khitan massal dari berbagai daerah diantaranya Gresik, Mojokerto, Babat, Lamongan dan Gunungsari (Surabaya). Petrokimia Gresik   (PG) bekerjasama denga Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG) dengan menerjukan 70 tim Dokter dan Paramedis.

Kegiatan Khitanan Masal yang diasdakan oleh PT. Petrokimia Gresik sebagai rangkaian peringatan hari ulang tahun Petrokimia Gresik ke-46 dengan tema “Solid, Inovatif, Jaya”.  Dengan Menyiapkan anggaran sebesar Rp. 375,6 Juta dari dana Program  Corporate Social Responsibility (CSR).

Hal itu disampaikan Dwi Ary Purnomo Direktur Keuangan, SDM dan Umum Petrokimia Gresik, dan kegiatan Khitan Massal ini merupakan kegiatan ke 33 pada pelaksanaan tahun ini.

“kegiatan khitan massal ke 33 tahun ini, sehingga total sudah 7.840 anak yang berasal dari wilayah operasional perusahaan yang telah di khitan. “ Ujar Dwi selepas membuka acara khitan massal di Auditorium Diklat PG (7/7)

Selain kegiatan ini, PG juga masih memiliki kegiatan lain diantaranya Kampung Sehat, Donor Darah, Panggung Hiburan, Petro Agrifood Expo serta Pameran dan Bazar.

Dwi meminta dukumgam dan do’anya untuk bisa senantiasa dapat memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi untuk kebutuhan petani.

“semoga kami mampu menjadi perusahaan yang terbaik dalam memenuhi dan memberikan solusi  bagi masyarakat di sector pertanian dan agro industry di Indonesia” pungkasnya (shol/yit)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top