Anda berada di :
Rumah > Peristiwa > Pembantaian 292 Buaya di Sorong

Pembantaian 292 Buaya di Sorong

Sorong – Tak pernah ada yang menyangka niatan Sugito, seorang warga Sorong, mencari rumput dan kangkung berujung insiden nahas. Sugito tewas diterkam buaya. 24 jam setelahnya 292 buaya di penangkaran mati dibantai 400 warga.

Kepala Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat Basar Manullang dalam laporannya ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengatakan cerita bermula saat Sugito mencari sayur dan kangkung di sekitar penangkaran buaya pada Jumat (13/7) pagi.

Lokasi penangkaran itu dikelola oleh PT Mitra Lestari Abadi (MLA) di mana di dalamnya terdapat ratusan buaya. Sugito kemudian tewas diterkam oleh salah seekor buaya.

“Menurut pengakuan salah satu pegawai CV MLA, korban masuk tanpa izin. Di sekitar dan di dalam kolam tumbuh rumput dan kangkung. Kemungkinan korban mau ambil rumput dan kangkung tanpa memikirkan akibatnya,” ujar Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK Wiratno, Minggu (15/7/2018).

Pasca tewasnya Wiratno, warga sekitar pun marah. Pada Jumat malam, mereka mendatangi penangkaran untuk meminta agar penangkaran itu ditutup. Mereka juga menanyakan izin usaha yang dimiliki leh CV MLA. Dalam pertemuan itu, CV MLA berkomitmen akan menunjukkan izin usaha dan menyanggupi memberikan uang santunan.

Kemudian pada Sabtu (14/7), Sugito dimakamkan. Tak lama setelah pemakaman berakhir sebanyak kurang lebih 400 orang mendatangi penangkaran yang dikelola CV MLA. Mereka langsung melakukan tindakan perusakan kantor. (dtk.com)

 

 

Sumber : detik.com

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top