Anda berada di :
Rumah > Peristiwa > Minggu Kelabu di Langit Wamena

Minggu Kelabu di Langit Wamena

Jakarta – Tepat pukul 05.35 WIT, Pesawat Hercules dengan nomor penerbangan A-1334 terbang dari bandara Timika menuju ke Wamena, Papua. Tak ada tanda-tanda cuaca buruk atau atau gangguan lainnya saat pesawat meluncur dari landasan.

Namun 4 menit jelang pesawat yang mengangkut 13 orang penumpang itu mendarat, tiba-tiba pesawat hilang kontak. Pesawat yang semestinya mendarat di Bandara Wamena pukul 06.13 WIB hilang tak terdeteksi keberadaannya.

Suasasan di Contact Tower Bandara Wamena pun mendadak panik. staf dan seluruh pihak berwenang di bandara berupaya mencari tahu di mana keberadaan pesawat milik TNI AU tersebut. Namun, upaya melalui berbagai cara tak berhasil, termasuk kontak melalui sinyal. Pesawat yang membawa 12 ton semen dan sembako itu kemudian dipastikan hilang.

Setelah melakukan upaya pencarian, akhirnya pesawat Hercules TNI AU yang dipiloti Mayor Pnb Marlon A. Kawer diketahui keberadaannya. Pesawat ditemukan jatuh di di Kampung Minimo, Distrik Minimo, Kabupaten Jayawijaya, setelah dinyatakan hilang kontak dengan Bandara Wamena.

Kepala Bandara Wamena, Rasburhani mengatakan, pesawat ditemukan pada ketinggian 5.400 kaki. “Menabrak Gunung Lisuwa. Saat ini sedang proses evakuasi,” ungkap dia.

Kepala Staf TNI Angkata Udara (KSAU) Marsekal Agus Supriyatna dalam keterangan resminya menyatakan sebanyak 13 penumpang yang menaiki pesawat C-130 HS itu juga dipastikan meninggal.

“Kondisi kru semuanya meninggal,” kata dia dalam perbincangannya dengan Metro TV, seperti dikutip Liputan6.com, Minggu (18/12/2016) pagi.

Agus menjelaskan, dari 13 orang penumpang pesawat Hercules, tiga di antaranya adalah pilot. Sedangkan delapan lainnya adalah teknisi ground crew. “Satu adalah navigator dan satu lagi itu adalah anggota dari satuan radar,” ujar dia. (L6/com)

 

 

Sumber : Liputan6.com

 

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top