Anda berada di :
Rumah > Peristiwa > Meriahkan HUT RI ke 77, Warga Dusun Asemmanis Adakan Lomba Makan Baby Crab

Meriahkan HUT RI ke 77, Warga Dusun Asemmanis Adakan Lomba Makan Baby Crab

lomba makan baby crab atau kepiting kecil. Seperti yang diadakan para pemuda di Dusun Asemmanis, Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Dilihat 1553

Gresik – Berbagai cara dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-77. Salah satunya dengan lomba makan baby crab atau kepiting kecil. Seperti yang diadakan para pemuda di Dusun Asemmanis, Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1 kuintal baby crab yang sudah matang disediakan. Dalam lomba adu cepat makan tersebut, para peserta sebelumnya harus berlari menuju meja makan menggunakan satu kaki. Uniknya, sampai di meja makan, para peserta lomba Agustusan ini harus makan baby crab, tapi tak boleh menggunakan tangan.

Meski terlihat menakutkan, namun ternyata baby crab yang sudah diolah tekturnya kriuk dan mudah digigit.

Sorak sorak penonton menambah keseruan lomba yang diikuti anak-anak, remaja hingga dewasa ini. Apalagi saat melihat ekspresi makan para peserta yang menimbulkan gelak tawa.

Aji, salah satu peserta lomba Makan Baby Crab mengaku senang bisa ikut dalam kegiatan gratis ini. Apalagi siswa kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI) ini mampu mengalahkan semua orang dan berhasil meraih juara 1 dikategori anak-anak.

“Alhamdulillah perut kenyang dan dapat hadiah uang serta produk Baby Crab Sultan,” ujar Aji sambil tersenyum, Sabtu (20/8/2022).

Sementara, panitia lomba Supriyanto mengatakan sengaja menggelar lomba makan baby crab sebagai upaya mengenalkan produk hasil nelayan. Total sebanyak 100 kilogram atau 1 kuintal baby crab yang disediakan panitia. Baik untuk dimakan maupun dijadikan hadiah.

“Kami ingin memeriahkan HUT RI sekaligus mengenalkan kuliner baby crab kepada semua orang,” kata pria yang akrab disapa Suya.

Suya bercerita, pada awalnya baby crab dianggap hama oleh nelayan. Namun ketika berhasil diolah, ternyata rasanya enak dan lezat. “Karena laku, akhirnya sekarang banyak nelayan yang mencari baby crab,” ungkap Owner Baby Crab Sultan ini.

Kini melalui jaringan kemitraan di 120 cabang di seluruh Indonesia, lanjut Suya, dalam sebulan ia mampu menjual baby crab hingga 2 ton. Baik mentah atau yang sudah diolah. Adapun omset sebulan mulai puluhan hingga ratusan juta.

“Saya berharap, kegiatan ini semakin meningkatkan penjualan baby crab dan menambah kesejahteraan nelayan,” kata pria berusia 29 tahun ini.

Dalam perlombaan ini, para pemenang mendapat hadiah uang tunai dan produk kemasan Baby Crab Sultan.

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top