Anda berada di :
Rumah > Peristiwa > Forkot Tolak Kawasan Ekonomi Khusus, JIIPE Siap Untuk Diajak Diskusi

Forkot Tolak Kawasan Ekonomi Khusus, JIIPE Siap Untuk Diajak Diskusi

Massa aksi Forkot saat melakukan demonstrasi di depan kawasan JIIPE

Dilihat 1550

Gresik – Tolak kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) yang rencananya akan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) oleh Pemerintah, LSM Forum Kota (Forkot) kembali lakukan aksi demo di depan Kawasan JIIPE, Kamis (07/11/2019).

Dalam aksinya, massa yang berjumlah sekitar 500 tersebut selain berorasi mereka juga membentangkan spanduk yang bertuliskan penolakan JIIPE di jadikan KEK.

Salah satu kordinator aksi Kharis S Faqih mengungkapkan, penolakan ini bukan tanpa dasar. Dari beberapa aksi yang di lakukan, kami sudah menkaji sebelumnya. Sebelum dijadikan KEK setidaknya selesaikan dulu permasalahan didalamnya.

” Seperti persoalan tanah warga yang belum dibayar dan rekrutmen tenaga kerja yang belum dilakukan seratus persen oleh pengelola,” ungkapnya.

Faris yang juga ketua Forkot kembali menambahkan, kami juga menyesalkan kepada pimpinan JIIPE yang tidak hadir atas undangan kami dalam forum diskusi yang diselenggarakan beberapa bulan lalu.

” Nanti akan kita agendakan forum diskusi publik lagi. Jika tidak ada salah satu perwakilan yang hadir, kami akan lakukan aksi yang lebih besar, ” tambahnya.

Humas JIIPE Miftih Haris saat menemui massa aksi demonstrasi
Humas JIIPE Miftih Haris saat menemui massa aksi demonstrasi

Sementara itu Miftih Haris selaku Humas JIIPE usai menemui pendemo mengatakan, pada prinsipnya pimpinan perusahaan sangatlah terbuka.

” Kami siap bertemu dengan siapapun untuk diajak diskusi terkait kelangsungan yang lebih baik untuk JIIPE dan KEK kedepan. Terutama temen-temen Forkot, LSM dan para mahasiswa,” tuturnya.

Terkait ketidakhadiran perwakilan perusahaan pada diskusi publik yang digelar oleh Forkot kemarin Haris menjelaskan, undangan yang dikirimkan terlalu mendadak dan kami juga tidak dikasih penjelasan terkait topik apa yang akan dibahas dalam forum tersebut.

” Di perusahaan kami pimpinan divisi itu berbeda-beda. Jadi kami juga perlu menyiapkan pimpinan mana yang akan hadir sesuai topik yang dibahas dalam forum tersebut,” jelasnya.

Aksi demonstrasi yang dilakukan selama tiga jam tersebut berlangsung tertib dan damai. Usai melakukan aksi, massa kembali kembali ke titik kumpul mereka di bundaran GKB Gresik. (Yit)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top