Anda berada di :
Rumah > Peristiwa > Dua Aktivis Lingkungan Belanda Kagumi SD Muhammadiyah Wringinanom

Dua Aktivis Lingkungan Belanda Kagumi SD Muhammadiyah Wringinanom

 

GRESIK – Dua aktivis lingkungan asal Belanda, Huub Kistermann dan Inge Veen mengapresiasi langkah SD Muhammadiyah 1 Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang menjadi pelopor sekolah peduli lingkungan di Kota Pudak.

Selain terpukau lingkungan sekolah yang bersih dan tertata. Kedua aktivis lingkungan itu, mengapresiasi kegiatan membersihkan bantaran sungai Surabaya, menulis buku tema lingkungan. Kemudian program DBD atau Donasi Bumi dan Dhuafa yang sengaja diadakan.

Dalam kesempatan tersebut, Huub dan Inge mengajak siswa untuk turut menjaga lingkungan terutama menjaga kualitas air dengan tidak membuang sampah ke sungai. 

Kunjungan kedua aktivis ini, tidak disia-siakan oleh pihak sekolah. Kepala sekolah, Kholiq Idris mengajak Huub dan Inge masuk kelas dan berinteraksi dengan siswa. 

“Biar anak-anak terbiasa dan bisa luwes berkomunikasi, apalagi di era yang komunikatif ini,” kata Idris, Kamis (9/8/2018). 

Kepada siswa, Huub dan Inge mengutarakan kegembiraannya bisa berkunjung ke sekolah swasta yang terletak di Gresik selatan ini. Menurutnya kunjungan kali ini sangat menyenangkan karena banyak hal menarik yang mereka jumpai. 

“Mereka betah karena kita ramah dan lingkungan bersih nan indah,” ucap Idris. Kunjungan kedua aktivis lingkungan di Kota Pudak itu terbilang singkat. Setelah sekitar 30 menit berinteraksi dengan siswa.

“Kita berikan buku tulisan karya siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Wringinanom, soal lingkungan,” jelas Idris. Hal itu pun disambut dua bule itu sangat bagus. “Wow, hebat!,” ujarnya dalam bahasa Indonesia sebelum menutup perjumpaan itu. (mal)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top