Anda berada di :
Rumah > Bisnis > BSMB Gresik Ubah Sampah Jadi Uang, Begini Caranya

BSMB Gresik Ubah Sampah Jadi Uang, Begini Caranya

Siti Fitria, Pegiat BSMB Gresik memamerkan tas berbahan baku limbah platik dan kertas

GRESIK – Bank Sampah Maduran Bersatu (BSMB) mengubah sampah plastik dan kertas menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi tinggi.

Puluhan produk kerajinan bernilai ekonomi tinggi dihasilkan antara lain dompet, tas, pot, bros, vas bunga, tempat minum, dan lain sebagainya. Harganya pun bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Pegiat BSMB Gresik, Jawa Timur, Siti Fitria mengatakan, awal mengubah sampah menjadi produk kerajinan tersebut tidaklah mudah. Butuh waktu untuk bisa menyadarkan warga agar bisa memanfaatkan sampah khususnya limbah platik dan kertas.

“Awalnya warga tidak mau untuk mengolah sampah. Tapi setelah tahu menguntungkan, kini para warga ikut serta dalam membuat produk dari sampah,” katanya.

Bisa mengubah sampah menjadi produk kerajinan, tambah Fitria adalah salah satu komitmennya dalam menanggulangi sampah. Awalnya, sebelum bisa dijadikan kerajinan, ia mengumpulkan sampah plastik dan kertas dari warga sekitar lalu dijual ke pengepul.

Bahkan, untuk mendapatkan sampah plastik yang sebagai bahan baku kerajinan, dirinya tak pernah lelah mengajak para warga untuk ikut gabung dengan menjadi nasabah dari bank sampah yang ia kelola.

“Awalnya sih suka kebersihan, kalau bukan kita siapa lagi. Ini merupakan upaya mengubah sampah menjadi uang, lumayan bisa menjadi tambahan,” tambah dia.

Untuk pemasaran produk yang dibuatnya, Fitria mengaku hanya memanfaatkan media sosial dan sistem penjualan online. Dari bisnis tersebut, dirinya bisa meraup pemasukan mulai dari ratusan ribu hingga belasan juta rupiah per bulan.

Sementara itu, salah satu warga, Kusumawati (40) mengaku senang bisa bergabung dalam program pemanfaatan sampah menjadi kerajinan. Kendati hanya untuk pekerjaan sampingan, dalam sebulan, dirinya mampu menghasilkan ratusan ribu rupiah.

“Upaya mengurangi sampah dari rumah. Apalagi saya punya usaha warung dan banyak bahan baku. Hasilnya juga lumayan, untuk tambahan pemasukan keuangan,” tutup dia. (Mal/TI)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top