Anda berada di :
Rumah > Pendidikan > USBN Jenjang SD/MI Diberlakukan, Dispendik Gresik Gencar Sosialisasi

USBN Jenjang SD/MI Diberlakukan, Dispendik Gresik Gencar Sosialisasi

Cahayapena.co.id, Gresik – Mulai tahun ini ujian sekolah berstandar nasional (USBN) diterapkan di jenjang SD/MI. Perubahan dari ujian sekolah (US) menjadi USBN ini tidak jauh beda. Namun penting hasil USBN menjadi baik, Dinas Pendidikan Gresik melakukan sosialisasi.

Termasuk jumlah mapel USBN, tahun ini ada tiga mapel yakni Bahas Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sesuai Prosedur Operasional Sekolah (POS) soal sedikit berbeda, ujian sekolah (US) didominasi pilihan ganda. Sedangkan USBN terdapat soal urai atau esai dengan komposisi yang berbeda.

Untuk Bahasa Indonesia dengan format 40 soal pilihan ganda dan 5 untuk soal esai. Sementara pelajaran Matematika dengan 30 pilihan ganda dan 5 untuk esai. Sedangkan mapel Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) untuk soal esai sebanyak 5 soal dan 35 soal pilihan ganda, dengan batas waktu pengerjaan 120 menit.

“Sosialisasi ditekankan pada pelaksanaan dan juga kisi-kisi, memang tidak jauh berbeda namun tetap diharapkan pelaksanan bisa dimaksimalkan. Sosialisasi juga memberikan paparan seperti regulasi, petunjuk pelaksanaan, dan petunjuk teknis semua harus dipahami,” terang Muhammad Arifin, kepala seksi Kurikulum Sekolah Dasar Dispendik Gresik, Kamis 5/4/2018.

Sementara untuk pelaksanaan nya, USBN SD/MI akan dilaksanakan pada tanggal 3-4-5 Mei dan susulan pada 7-8-9 Mei. Sementara peserta yang tercacat pada Dispendik Gresik tahun ajaran 2018 total SD/MI sebanyak 20.464 siswa. “Kami mibta pelaksanaan ini betul betul dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, agar hasilnya juga maksimal,” tukas Arifin.

Edy Purwoko, Kepala sekolah SDN Kesamben Kecamatan Driyorejo, Gresik salah satu peserta sosialisasi mengaku legah. Pasalnya ketentuan USBN yang sempat menjadi perbincangan saat ini sudah final. Sebab berpengaruh dengan psikologi siswa terutama orang tua wali murid.

“Sempat khawatir, namun kami telah memberikan pemahaman dan metode pembelajarannya seperti try out dan persiapan anak didik agar benar-benar siap mengikuti USBN. Kami rasa tidak ada masalah, dan pelaksanaannya juga tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya,” pungkasnya usai mengikuti sosialisasi di Aula Dispendik Gresik.

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top