Anda berada di :
Rumah > Pendidikan > Seru, Semangat Lomba Tarik Tambang di Warnai Tangis Kekalahan

Seru, Semangat Lomba Tarik Tambang di Warnai Tangis Kekalahan

Surabaya – Permainan tradisional tarik tambang dilombakan di Sekolah Inspiratif SD Muhammadiyah 15 Sirabaya, dari serangkaian kegiatan Classmeeting, Selasa, 5 Desember 2017. Kegiatan yang diikuti 750 siswa dibagi antar kelas, setiap kelompok ada 10 siswa baii putra maupun putri. Selain tarik tambang ada juga bola gurita, bakiak, kelereng estafet dan mading sekolah, yang akan dilaksanakan sesuai jadwal kegiatan, mulai tanggal 4 sampai 13 Desember 2017.

Suasana tarik tambang di sekolah inspiratif SD Muhammadiyah 15 Surabaya
Suasana tarik tambang di sekolah inspiratif SD Muhammadiyah 15 Surabaya

Royyanatul Habibah S. Pd. I, selaku ketua panitia, mengatakan, ” tujuan kegiatan Classmeeting ini, sebagai ajang refreshing atau penyegaran bagi siswa setelah menempuh penilaian akhir semester gasal 2017-2018. ” sambung Roy sambil mempersiapkan lanjutan lomba, “dapat menumbuhkan jiwa sportifitas dan kompetisi pada diri siswa dalam hal yang positif, sehingga karakter kekompakan dan pantang menyerah, itu harapan yang harus tercapai tercapai.”

 

Yang lucu diakhir perlombaan tarik tambang, ada yang menangis karena kalah dalam perlombaan “aku kalah karena musuh musuhku besar besar dan kuat… Hiks.

. Hiks… Hiks, “Jessica Richie Sajaya, siswa kelas 1 Butterfly bertutur kata sambil meneteskan air mata saat masuk kelas. “tapi aku tetap semangar ikut lomba lgi, ” imbuh Richie ditengah kerumunan teman temannya.

Suasana tarik tambang di sekolah inspiratif SD Muhammadiyah 15 Surabaya
Suasana tarik tambang di sekolah inspiratif SD Muhammadiyah 15 Surabaya

Iqomatul Chakiki, S. Pd, Tim Teaching kelas 1 Butterfly sambil memeluk Richie, berkata,  “Meskipun belum juara anak anak tetap semangat untuk mengikuti lomba dan tidak sedih, harapannya kegiatan lomba yang lain bisa juara.”

 

Ahmad Syaifuddin, S. Pd, presenter lomba, “Ayo anak anak mundur mundur semua dari baris perlombaan, tarik tambang akan segera dimulai, ” tutur Syaifuudin sambil menghitung peserta lomba setiap kelompok, “gimana sudah siap semua???” “Siap, ustad” sahut salah satu peserta… “Ok, dengan hitungan 1, 2 3 dimulai, ” sambung Syaifuddin.

Kegiatan tradisional tarik tambang ini, dipimpin tiga orang wasit, satu wasit ditengah sambil meniup peluit, wasit dua dan tiga berada disamping peserta kelompok 1 dan kelompok 2.

 

  1. Abdullah Adillah, siswa kelas 5 Buya Hamka, salah satu peserta yang menang mengarakan, “Alhamdulillah menang, berkat semangat temen temenku semua, meskipun tadi dibabak pertama kalah, babak kedua dan tiga Alhamdulillah menang. ” sambil ngepalkan tangan dan senyum gembira. (Aff)
Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top