Anda berada di :
Rumah > Pendidikan > SD Muhammdiyah 15 Surabaya Gelar Aksi Sosial Peduli Korban Bencana Alam

SD Muhammdiyah 15 Surabaya Gelar Aksi Sosial Peduli Korban Bencana Alam

Surabaya – Di pagi yang cerah sekitar pukul 07.00 ratusan siswa siswi berkumpul  dihalaman sekolah  dalam acara aksi sosial penggalangan dana untuk korban bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala, pada Kamis (11/10). Ini menunjukkan anak limas sangat peduli kepada korban bencana alam, dan turut serta mendo’akannya.

Juga kegiatan menulis bersama , untuk siswa kelas IV dan kelas dengan tema “Bencana Alam”. Anak-anak limas bercerita tentang bencana alam, dan hasilnya nanti akan dikirimkan ke korban bencana alam.

Dan ada orasi kemanusian oleh Rafa Arasy Widiarto siswa kelas V sebagai orator. Dalam orasinya rafa mengajak seluruh warga sekolah, dan masyarakat sekitar  untuk selalu ingat kepada Allah SWT, dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, dan bertobat, dan mengajak untuk peduli terhadap sesama, dengan menyumbangkan sebagian harta kita kepada saudara kita yang sedang tertimpa musibah bencana alam di Palu, dan Donggala.

Dengan suara lantang dan penuh semangat “ Wahai teman-teman, kita bantu saudara-saudara kita yang ada disana, mari kita kumpulkan uang untuk saudara kita yang sedang tertimpa musibah berapapun nominalnya. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin..”ungkap Rafa. (cuplikan sebagian orasinya).

Sementara itu wakil kepala sekolah Ali Sadikin, menyampaikan kami mewakili warga SD Muhammdiyah 15 surabaya,  turut prihatin apa yang telah menimpa pada masyarakat Palu dan Donggala, berharap semoga tetap sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan ini, dan semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT, dan kepada masyarakat Indonesia pada umumnya agar tetap menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing, kami wanti-wanti anak limas jangan sekali kali membuat masalah yang bikin Allah SWT marah , sehingga menimbulkan bencana alam disana-sini.

Penggalangan donasi ini, insya Allah setiap harinya disampaikan kepada wali murid kemudian dititipkan kepada anak-anaknya dan Alhamdulillah sudah terkumpul dana Rp 19.000.000-, kemudian diserahkan   kepada yang menanganinya yaitu “LASZISMU”.

Dan kegiatan menulis bersama untuk murid kelas IV dan kelas V, dibikin semacam surat, atau cerita anak-anak limas turut berduka cita, dan mendoakan bagi yang terkena musibah. Selain itu sesuai tema, maka masing-masing kelas ada tema melestarikan lingkungan, maka anak-anak punya teori tentang melestarikan lingkungan.

“Dengan kegiatan ini anak –anak akan tergugah dengan  melihat kondisi di lapangan melalui televisi maupun media massa, maka jiwa sosial muncul sehingga yang namanya sumbangan, infaq, shodaqoh terpupuk dalam diri anak, hal ini sebagai salah satu bentuk aplikasi penguatan pendidikan karakter” pungkasnya.(af)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top