Anda berada di :
Rumah > Artikel Dan Opini > Mewujudkan Karakter Siswa Melalui Strategi “ITE”

Mewujudkan Karakter Siswa Melalui Strategi “ITE”

Untuk mewujudkan karakter siswa dewasa ini perlu di gunakan strategi “ITE“ (Ibadah, Tausiyah, dan Evaluasi) merupakan tiga strategi yang digabung menjadi satu nama. Strategi pertama adalah Ibadah yang di dalamnya ada ibadah sholat dhuha dan menghafal Al-Qur’an. Sholat dhuha merupakan kegiatan sholat sunah yang dilakukan dengan tujuan untuk membukakan pintu rezeki bagi umat Islam dan hal tersebut memang sudah tertulis di dalam hadist Rasulullah. Ibadah yang kedua adalah menghafal al-Qur’an, yang mempunyai banyak keutamaan di dunia maupun di akhirat.

Dalam mewujudkan karakter siswa strategi yangbkedua adalah tausiyah, ini sangat diperlukan karena setiap siswa melalukan suatu perbuatan yang melanggar kode etik ataupun peraturan sekolah dan ajaran Islam, saat itu juga siswa harus diarahkan agar mengetahui dan memahami letak kesalahannya.

 

Strategi yang ketiga dalam pembentukan karakter adalah Evaluasi Secara bahasa, evaluasi adalah terjemahan dari kata evaluation (B. Inggris). Kata Evaluation berasal dari value yang berarti nilai. Kata evaluation, dengan demikian, diterjemahkan juga dengan penilaian.

Sehingga antara “penilaian” dan “evaluasi” dapat dipandang sebagai semakna. Dalam bahasa Arab penilaian diartikan al-taqdir. Jadi dengan adanya evaluasi tersebut siswa dapat meningkatkan kualitas dirinya sehingga ada perubahan ke arah yang lebih baik dan menyadari letak kesalahan yang mereka lakukan.

(Ibadah, Tausiyah,dan Evaluasi)

Oleh: Eklis Dinika

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top