Anda berada di :
Rumah > Pendidikan > Lowayu Resmi Jadi Desa Berwawasan Pendidikan Di Gresik

Lowayu Resmi Jadi Desa Berwawasan Pendidikan Di Gresik

edit 1
Bupati Gresik Saat Meresmikan Desa Berwawasan Pendidikan Di Desa Lowayu Kec. Dukun Gresik

Gresik : Satu lagi Desa Berwawasan Pendidikan diresmikan oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, di Desa Lowayu Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik (3/3). Setelah sebelumnya di Desa Sidomulyo Kecamatan Sidayu sekitar tiga tahun yang lalu.
Ahmad Misbah selaku inisiator program Desa Berwawasan Pendidikan mengatakan bahwa sebelumnya telah dilakukan uji coba dengan menyelenggarakan lomba antar RT dalam menciptakan terwujudnya Desa Berwawasan Pendidikan.
“Sebelum dilaunching kami telah melakukan pra pelaksanaan, dengan menerapkan jam belajar pada pukul 18.00 hingga 20.00 setiap hari. Belajar dilakukan di beberapa tempat dengan bimbingan para relawan pendidikan dari berbagai profesi . para tenaga relawan berasal dari desa Lowayu sendiri. Juga telah membuat beberapa media yang berfungsi untuk menyemangati masyarakat dalam mendukung terlaksananya program ini” ujarnya.
Sementara Ali Afandi ketua berharap program ini bisa berjalan dengan baik. Sehingga kedepan bisa mencetak generasi yang unggul baik dalam hal akademik maupun akhlaknya. “ kami berharap program ini berjalan dengan baik. Sehingga muncul bibit – bibit yang unggul dan bisa bermanfaat bagi masyarakat” katanya.
Di Gresik masih ada dua desa yang resmi sudah melakukan pencanangan program Desa Berwawasan Pendidikan, rencananya aka nada satu lagi dalam waktu dekat juga akan segera diresmikan di kelurahan Ngipik Gresik.
Dalam Sambutannya Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang juga kelahiran Desa Lowayu merasa bangga bahwa desa kelahirannya menjadi Desa Berwawasan Pendidikan
“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Lowayu yang dengan semangat kebersamaan memulai sebagai Desa Berwawasan Pendidikan. Semoga dari desa ini muncul generasi yang bisa membangun lebih baik lagi. Sudah banyak warga desa Lowayu yang menjadi pejabat. Hal ini akan menjadi motifasi dan memacu prestasi para generasi muda yang ada” ungkapnya.
Mengenai Anggaran untuk program ini, dijelaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Mahin bahwa sejauh ini Dinas Pendidikan sebatas mensuport dalam hal pelatihan bagi relawan pengajar. Karena untuk support anggaran dana masih belum ada payung hukumnya.
“ untuk anggaran Dispendik Gresik akan memsupport sebatas pembekalan pelatihan bagi para relawan pengajar. Untuk anggaran sementara masih di tangani oleh Desa. Bantuan Dana masih belum bisa kami berikan karena belum ada payung hukumnya.” kata Mahin (sh/CP)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top