Anda berada di :
Rumah > Pendidikan > Jelang Nyepi, Adakan Parade “Ogoh-Ogoh”

Jelang Nyepi, Adakan Parade “Ogoh-Ogoh”

 

antarafoto-miniatur-ogoh-ogoh
Perajin menyelesaikan pembuatan miniatur Ogoh-Ogoh di kawasan Desa Sukawati, Gianyar, Bali, Rabu (17/2/2016). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

 

Denpasar – Parade “Ogoh-Ogoh” atau boneka raksasa menjelang perayaan Nyepi diikuti siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Denpasar di Taman Kota Lumintang, Sabtu.

Pembukaan parade “Ogoh-Ogoh” oleh Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan dihadiri undangan lainnya.

“Parade Ogoh-Ogoh yang diikuti siswa PAUD adalah untuk mengenalkan kreativitas seni budaya sejak dini. Sehingga diharapkan kebudayaan daerah nantinya akan dilestarikan dan berkembang,” katanya.

Para peserta sangat antusias mengusung boneka raksasa tersebut mengeliling Taman Kota Lumintang. Penonton pun sangat kagum karena sejak usia dini sudah mampu mengekspresikan seni budaya itu.

“Saya kagum dan bangga seusia anak PAUD sudah mampu mengekspresikan seni dan budaya yang bernuansa budaya Bali,” ucap seorang penonton Wayan Martini.

Ia mengharapkan langkah ini patut diteladani kepada generasi muda, dan terus mendapatkan bimbingan dari orangtua maupun guru sekolah dan pemerintah setempat.

“Peserta anak-anak PAUD setiap tahun semakin meningkat dalam parade Ogoh-Ogoh. Mereka sangat senang dan gembira mengusung boneka raksasa itu, walau juga dipandu oleh gurunya,” ujarnya.

Seusai parade “Ogoh-Ogoh” tersebut, Wali Kota Ida Bagus Rai Dharmawijaya mengajak warga masyarakat untuk memunggut sampah bekas makanan dan minuman, maupun sampah lainnya.

“Ayo pungut sampah. Kita biasakan membuang sampah pada tempatnya,” ujar Rai Mantra sembari mengambil kantong plastik dan memunggut sampah yang berserakan itu.

Rai Mantra juga mengimbau para pedagang kaki lima yang tampak berjualan di areal tersebut untuk ikut serta menjaga kebersihan.

“Pedagang ikut dong jaga kebersihan, kalau buang sampah sembarangan bisa kena denda,” kata Rai Mantra yang disambut gerak cepat pedagang memungut sampah.

Dari aksi Wali Kota Rai Mantra berhasil memungut sampah sebanyak satu kantong besar dan dikemas dibuang pada tempat sampah yang telah disiapkan di Taman Kota Lumintang.

Dikatakan, kunci kesuksesan dalam memerangi sampah, yakni dengan menghimpun partisipasi masyarakat sehingga nantinya dapat bersama-sama memerangi permasalahan sampah tersebut. (ant/cp)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top