Anda berada di :
Rumah > Pendidikan > Isa Anshori : Rata-rata Murid Tak Tahu Untuk Apa Mereka Tulis Surat ke Jokowi

Isa Anshori : Rata-rata Murid Tak Tahu Untuk Apa Mereka Tulis Surat ke Jokowi

siswa sma k
foto : ilustrasi siswa (int)

Surabaya – Isa Anshori, Mantan Ketua Dewan Pendidikan Kota Surabaya menyayangkan keterlibatan beberapa pelajar di Surabaya yang ikut ke Jakarta guna memprotes pengambilalihan kewenangan SMA dan SMK.

“Anak diajak peka itu baik, tapi mengajak anak untuk tahu yang tidak dalam kapasitasnya itu menjerumuskan anak-anak,” kata Isa, Slasa (29/3/2016).

Isa mengatakan, menulis surat untuk presiden merupakan pembelajaran, namun mendorong keterlibatan murid untuk ikut melawan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah tidaklah tepat.

“Inikan sama halnya mengajari anak-anak bahwa sesama aparat pemerintah boleh tidak setuju dan demonstrasi untuk menolak,” kata dia.

Isa menilai, para pelajar di Surabaya telah disetting untuk mendapatkan informasi yang tidak utuh. “Mereka inikan diberikan pemahaman nanti jika diambil alih provinsi apa yang didapatkan sekarang tidak dapat lagi. Apa benar seperti itu. Kan lebih baik anak-anak ini didorong untuk bertanya berdialog langsung dengan Dinas Pendidikan Jatim,” kata Isa.

Dengan berdialog dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur, maka para pelajar ini akan mendapatkan pemahaman yang utuh terkait pengambilalihan ini. “Rata-rata mereka (murid) ini juga tidak tahu untuk apa mereka menulis surat. Kan kasihan mereka ini,” ujarnya.

Sekadar diketahui, beberapa waktu lalu para pelajar SMA dan SMK di Surabaya mengumpulkan surat yang rencananya akan disampaikan ke Jokowi Presiden. Entah siapa yang menggerakkan, surat-surat ini selanjutnya dikumpulkan dan sempat dibawa keBalaikota untuk diperlihatkan ke Tri Rismaharini, Walikota Surabaya sebelum akhirnya dibawa ke Jakarta. (ss.net/cp)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top