Anda berada di :
Rumah > Pendidikan > IGI Bangkitkan Asa dan Semangat Baru Pendidikan Indonesia

IGI Bangkitkan Asa dan Semangat Baru Pendidikan Indonesia

Jakarta – Kegiatan Temu Nasional dan Pengukuhan Pelatih (TNP) IGI Nasional telah digelar di gedung Kemendikbud Jakarta ( 5-7 Januari 2018). Sebanyak 11 orang anggota IGI Kalbar di bawah komando Trival Setyadik, S.Pd berpartisipasi dan mengukuhkan dirinya sebagai pelatih yang akan melatih di seluruh Indonesia.
Selanjutnya 11 orang ini berasal dari kabupaten yang berbeda inii diantaranya berasal dari Kab. Sintang 2 orang, Kab. Bengkayang 1 orang, Kab. Mempawah 2 orang, Kota Singkawang 2 orang dan Kota Pontianak 4 orang.
Di antara mereka ada yang menemukan kanal baru untuk dipresentasikan di depan Ketua umum IGI dan Dirjen GTK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan peserta TNP
.
Total peserta yang ikut sebanyak 350 orang tersebar dari berbagai Provinsi yang ada di Indonesia.
Kegiatan pembukaan dimulai pada hari Jumat tanggal 5 Januari 2018 pukul 15.00 WIB yang dibuka langsung oleh Dirjen GTK Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Dalam sambutannya Dirjen GTK Kemendikbud sangat mendukung sekali kegiatan yang dilaksanakan IGI. Bak gayung bersambut Kemendikbud pun siap menganggarkan dana untuk setiap kegiatan IGI. Ia memberi apresiasi kepada organisasi profesi guru ini karena bahu membahu dan semangat meningkatkan mutu dan kualitas guru. Ia berpesan organisasi profesi guru yang lain harus bisa mencontoh IGI.

“Jika hanya mengharapkan Kemendikbud untuk melatih dan meningkatkan mutu guru rasanya berat pendidikan Indonesia akan maju. Saling sinergi dan bekerja sama membangun kualitas guru itu sangat penting. Selain itu guru sudah saatnya memacu dan meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik. Apalagi yang sudah mendapatkan gaji tambahan berupa sertifikasi guru. Masih banyak realita di lapangan bahwa guru yang sudah disertifikasi tidak sebanding lurus prestasi mengajar dan tidak profesional dalam menjalankan tugas. Hal ini merupakan suatu problematika yang sering dibahas dalam rapat para menteri,” imbuhnya.

Salah satu peserta yang bernama Arnold Jacobus M.Pd mempresentasikan karyanya yaitu Sagusarif ( Satu Guru Satu Kearifan Lokal). Sagusarif merupakan kanal pembelajaran yang akan memperkenalkan budaya lokal /daerah sebagai kegiatan pembelajaran. Ide ini muncul untuk menjaga kearifan lokal yang dewasa ini hampir punah disebabkan oleh kemajuan teknologi yang serba canggih.

Diakhir kegiatan acara tanggal 7 Januari 2018 peserta TNP juga memecahkan rekor MURI untuk penulis 527 naskah dengan metode menemu baling. Kegiatan ini sangat menantang karena dalam waktu satu hari penulis harus bisa menyelesaikan tulisannya dalam waktu kurang lebih 2 jam. Kemauan untuk maju dan kegigihan untuk selalu meningkatkan kompetensi para guru itulah yang mendasari IGI melakukan kegiatan Ini.
Gebrakan yang dilakukan IGI merupakan asa baru dan sebuah virus positif yang mulai disebar oleh guru-guru yang hadir dalam kegiatan TNP. Harapan maju bersama membangun pendidikan Indonesia yang lebih berkualitas dan berdaya saing di kancah Internasional mulai digaungkan.
Harapannya ke depan IGI mampu melatih 1 Juta guru seluruh Indonesia sesuai target yang ditargetkan Ketua Umum IGI Bapak Muhammad Romli Rahim.

(Ditulis oleh : Suandi, Anggota IGI Kalbar).

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top