Anda berada di :
Rumah > Metro Jatim > Gelar Pentas Seni dan Budaya Untuk Tumbuhkan Rasa Percaya Diri

Gelar Pentas Seni dan Budaya Untuk Tumbuhkan Rasa Percaya Diri

foto : pertunjukan pentas seni di SDN Sepanjang 2 Sidoarjo

Sidoarjo – Lembaga pendidikan memiliki peranan penting untuk melestarikan dan mengembangkan hasil karya seni dan budaya tradisional daerah. Seni dan budaya tradisional asli daerah agar tidak lenyap ditelan oleh  semaraknya seni dan budaya milik bangsa asing.

Peranan sekolah dinilai sangat tepat karena sebagai pewaris seni dan budaya tersebut. Maka untuk menanggapi hal tersebut, SDN Sepanjang 2 kecamatan Taman Sidoarjo menggelar pentas seni dan budaya, sekaligus memperingati Isro’ Mi’roj nabi Muhammad SAW, dan RA Kartini, serta dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit dan sebagai dalang adalah Irwan Putra Herdianto alumni SDN Sepanjang 2.

 

Kegiatan ini diikuti seluruh siswa kelas 1 sampai kelas VI beserta wali murid, dengan berbusana daerah dari pelosok negeri, Sebelum acara dimulai ditampilkan group Drumban berkeliling disekitar kelurahan sepanjang. Tari remo sebagai pembuka selamat datang bagi para undangan. Tema kegiatan ini adalah “Ekspresi Budaya Nusantara”. Kegiatan dilaksanakan di halaman sekolah pada 30 April 2018.

“Kegiatan pentas seni dan budaya ini bertujuan untuk menggali dan mengembangkat bakat  serta menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas pada anak didik, Selain itu untuk melestarikan dan mengembangkan  seni karya dan budaya Indonesia” kata kepala sekolah Nistyowati, S.Pd, M.Pd.

 

Menurut Nistyowati seni tari yang ditampilkan merupakan pelajaran ektrakurikuler di sekolah, dalam acara ditampilkan 7 tari,  lomba Fashion Show. Disekolah ini diterapkan ektrakurikuler, Drumband, seni tari, pencak silat, Al-Banjari pernah juara 2 tingkat kabupaten 2018, dan Juara 1 tingkat kabupaten 2017, dan Samroh.

 

“RA Kartini merupakan sosok wanita ysng luar biasa, sebagai pelopor kaum wanita yang bisa mendobarak menuntut persamaan derajat, dengan kaum pria,  pendidikan maupun pekerjaan, selama tidak menyalahi kodratnya sebagai seorang wanita. Hal ini patut untuk dicontoh dan diteladani khususnya peserta didik untuk meneruskan perjuangan dan cita-citanya, dengan semangat belajar untuk mencapai prestasi” tuturnya.

 

Selain itu SDN Sepanjang 2 ini, fasilitasnya belum terpenuhi, antara lain ruang kelas, ada 11 rombel sedangkan kelas yang ada 7 ruang, dan Mushollah selama ini menggunakan ruang kosong jadi satu dengan UKS, untuk itu dari dinas terkait dimohon perhatianya. (af).

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top