Anda berada di :
Rumah > Hukum > Warga Sungonlegowo Bungah Jadi Korban Pembunuhan di Tuban

Warga Sungonlegowo Bungah Jadi Korban Pembunuhan di Tuban

pembunuhan-tuban
Anggota Polres Tuban melakukan proses oleh TKP dan identifikasi korban.

Tuban – Penemuan mayat oleh salah satu warga Desa Sumur Geneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang sedang mencari rumput kemarin dihutan jati peteng, Rabu (5/10/16).
Mayat tanpa identitas tersebut ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan di tengah hutan jati milik Perhutani. Mayat yang mengalami luka pada mata kanan dan kiri, telinga kiri memar bekas benda tumpul juga terdapat luka memar pada leher.
Akhirnya terkuak, korban diketahui bernama Abdul Basit (32) warga Jl Maghfur RT4 RW4 Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah, Gresik. Hal itu dikenali oleh ibu korban yang bernama suaimi yang ditunjukkan foto di facebook tentang penemuan mayat oleh anak pertamanya Rozak. Dan mirip dengan anaknya yang beberapa hari tidak bias dihubungi via telepon selulernya.
‘saya mengetahui anak saya jadi korban pembunuhan saat ditunjukkan foto di facebook oleh anak pertama saya. Saya langsung menjerit, karena foto yang ada di HP itu memang anak saya Basit” Ujar Ny suaimi.
Menurut keterangan keluarga korban, saat itu korban menerima telepon dari salah seorang yang mengaku sebagai atasannya, sekitar pukul 17.00 WIB Senin (3/10) kemarin. Korban yang saat itu bekerja di PT. LMI yang menggarap pembangunan dermaga pelabuhan di Paciran Lamongan.
Dengan mengendarai motor Suzuki Satria F150, korban pun pamit kepada ibunya Ny Suaimi. berangkat habis mahrib, katanya dipanggil sama bosnya disuruh ke kantor, Rupanya setelah keberangkatan itu, korban ternyata tidak pulang hingga keesokan harinya.
Suaimi yang merasa khawatir lalu mencoba menghubungi anak keduanya tersebut. “Saya telepon tapi nomernya sudah tidak aktif,” ujarnya
Seperti diberitakan di beberapa media Penemuan mayat yang diduga menjadi korban penganiayaan tersebut karena tampak dari beberapa luka pada tubuh korban. yang sempat dirawat di RSUD Dr.Koesma Kabupaten Tuban
Melalui Kapolres Tuban, AKPB Fadly Samad saat dikomfermasi memberikan keterangan. setelah dilakukan identifikasi, Tim Inafis dari polres Tuban melalui perkembangan, Rabu malam (5/10) pukul 23.00 WIB Supardi, Warga, Bungah Kabupaten Gresik, Jawa-Timur. Setelah mendapat kabar Karena anaknya yang sudah tiga hari tidak pulang, akhirnya mendatangi Rumah Sakit dimana mayat dirawat.
“Benar saja, Setelah dilakukan pengecekkan, mayat korban ternyata Abdul Basid (32) adalah anak kandung dari Supardi warga Bungah gresik”ungkapnya.
Nadhir, paman korban mengatakan, sebelum ditemukan tewas, dia menduga korban sempat disekap terlebih dahulu. Hal ini terlihat dari ponsel korban yang tiba-tiba tidak aktif. “Saya yakin dia sempat disekap sebelum ditemukan meninggal dunia di alas Tuban,” katanya.
Dia menambahkan, selama kesehariannya, korban dikenal mudah bergaul dan memiliki banyak teman. “Temannya banyak mulai dari remaja sampai dewasa. Yang tahu mungkin temannya yang sering dicurhati oleh keponakan saya,” imbuhnya (shol)

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top