Anda berada di :
Rumah > Metro Jatim > Siswa dan Guru MI Miftahul Ulum 3 menggunakan Kopyah dan Sarung saat Belajar Mengajar

Siswa dan Guru MI Miftahul Ulum 3 menggunakan Kopyah dan Sarung saat Belajar Mengajar

Cahayapena.co.id – Suasana peringatan hari santri, MI Miftahul Ulum 3 Pereng Kulon Bungah Gresik mewajibkan siswanya memakai kopyah dan sarung saat belajar mengajar. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu (21-22/10/2017)

 

Kepala Sekolah MI Miftahul Ulum 3, Moh. Mahfudz mengatakan bahwa dalam peringatan hari santri, pihaknya mengajak siswa untuk memakai sarung dan kopyah dalam kegiatan belajar mengajar selama dua hari.

“Intinya ini adalah memperingati hari santri, untuk itu siswa selama 2 hari yakni tgl 22-23 Oktober  dianjurkan memakai sarung ala santri di pondok pesantren,” katanya. Sabtu (21/10).

 

Hari santri nasional, tambah Mahfudz adalah memperingati perjuangan para ulama’ yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, bahkan seluruh santri pada hari ini di anjurkan membaca sholawat nariyah.

 

“Pada hari ini seluruh siswa beserta guru di ajak membaca sholawat nariyah, sedang pada tgl 22 besok diadakan upacara bendera,” ujarnya.

 

Mahfudz berharap, dalam peringatan hari santri tersebut siswa-siswi dapat mengenang sekaligus mengikuti jejak para ualama’ yang turut memperjuangkan kemerdekaan NKRI.

“Kami berharap seluruh siswa dapat mengenang sekaligus mengikuti jejak para ulama’ yang memperjuangkan kemerdekaan NKRI, ataupun kelak kalau sudah terjun di tengah-tengah masyarakat bisa mengabdi tampah pamrih sebagai wujud pengamalan ilmu yg di peroleh di bangku sekolah,” tutup dia.

 

Sementara itu salah satu wali murid MI Miftahul Ulum 3, Muhammad Zainuri mengaku senang anaknya bisa berpartisipasi dalam peringatan hari santri nasional 2017. Dirinya mengatakan, esensi dan hakiki santri harus berbudi pekerti serta penuh kesabaran.

 

“Esensi dan hakiki santri adalah sosok Pribadi Muslim muslimah yang Kafah (Tampak 100 %) Dhohir batin Berbudi Pakerti Baik dan Penuh kesabaran Serta Sifat tawadhu’ Atau Rendah hati Serta Tanpa kenal Usia mencari pengalaman Dan Keilmuan Sampai terenggut nyawa atau S3 (Santri Sangat Sepuh),” kata pria yang juga pengasuh ponpes Al-Miftah, Bungah itu. (mal)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top