Anda berada di :
Rumah > Metro Jatim > Rusak Citra DPRD Dan Masyarakat Gresik, Jajaran Pimpinan DPRD Gresik Akan Serius Tangani Oknum Anggota Yang Terlibat Ritual Pernikahan Manusia Dengan Kambing

Rusak Citra DPRD Dan Masyarakat Gresik, Jajaran Pimpinan DPRD Gresik Akan Serius Tangani Oknum Anggota Yang Terlibat Ritual Pernikahan Manusia Dengan Kambing

Jajaran Pimpinan DPRD Gresik saat menemui massa aksi

Gresik – Pimpinan DPRD Gresik akan mengambil alih kasus dugaan penistaan agama terkait pernikahan antara Saiful Arif (45) warga Desa Kelampok Kecamatan Benjeng dengan seekor kambing betina yang difasilitasi oleh Nurhudi anggota DPRD Gresik dari Fraksi Nasdem. Alasanya Ketua Badan Kehormatan DPRD Gresik Muhammad Nasir yang juga dari Fraksi Nasedm diduga juga terlibat kasus yang menjadi atensi warga Gresik unrjk di proses secara hukum tersebut.

“Kasus ini menjadi atensi masyarakat Gresik, sehingga kami akan mengambil alih agar tidak terjadi konflik kepentingan karena ketua BK diduga terlibat dalam kasua ini. Nanti akan di Pimpin oleh Pak Mujid Ridwan Wakil Ketua yang membidangi BK,” kata Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir saat menerima aliansi Warga Cerdas (WC) yang dipimpin oleh Abdullah Syafii diruang raoat DPRD Gresik, Rabu (8/6/2022).

Ditegaskan Qodir, pihaknya akan melakukan proses sidang kasus ini secara terbuka dan transparan. Karena kasus ini dianggap sebagai kasus yang bisa merusak citra masyarakat Gresik dan sekaligus merusak nama dan citra wakil rakyat.

“Tentu kita sebagai wakil rakyat juga ikut malu karena ada anggota DPRD yang terlibat dalam kasus ini. Tetapi apapun yang saat ini ramai ditengah tengah masyarakat kami harus tetap menunggu hasil dari proses penegakan kode etik yang kami miliki. Kami harus tetap mengatakan bahwa masih dalam level dugaan,” tuturnya.

Ditambahkan Ahmad Nurhamim, wakil ketua DPRD Gresik, mengungkapkan kehadiran aliansi WC adalah bentuk dukungan kelompok masyarakat untuk mengusut kasus ini sesuai kode etik anggota DPRD Gresik.

“Ini adalah bentuk dukungan untuk kami tindak lanjuti sesuai dengan yang disampaikan pak Ketua DPR karena kasus ini sudah meresahkan,” imbuhnya.

Dikatakanya, pihak pimpinan DPRD akan serius menangani kasus yang diduga memenuhi unsur Penistaan agama ini hingga menghasilkan rekomendasi yang netral dan bisa dijadikan landasan hukum agar marwah DPRD yang merupakan mewakili aapirasi masyarakat menjadi pulih kembali. “Kita akan memproses dan semoga menghasilkan rekomendasi yang netral untuk menjawab keresahan masyarakat,” tuturnya.

Mujid Ridwan yang bakal memimpin proses pengungkapan kasus pernikahan jahiliyah ini meminya seluruh masyarakat untuk ikut berpaetisipasi memberikan bukti bukti berupa video mauoun berita untuk dijadikan bahan sidang lode etik. “Kami meminta masyarakat andil b

memberikan bukti bukti sebagai bahan kami untuk mengungkap kasus ini. Kami akan terbuka dan transparan agar kasu ini menjadi terang bemserang,” pungkasnya.

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top