Anda berada di :
Rumah > Hukum > Jangan Berhenti dan Parkir di Area Garis Berbiku – biku Warna Kuning

Jangan Berhenti dan Parkir di Area Garis Berbiku – biku Warna Kuning

Garis berbiku
Garis Marka Kuning Berbiku-biku di jalan Embong Malang Surabaya. Foto: dishub.surabaya.go.id

Surabaya –  Penerapan garis berbiku – biku kuning di tepi jalan raya terlihat di beberapa jalan utama di dalam kota Surabaya. Tentunya masyarakat harusnya paham dengan maksud dan tujuan adanya garis tersebut. Namun masih banyak masyarakat pengguna jalan tang belum mengatahui tujuan garis tersebut.

Dinas Perhubungan Kota Surabaya mulai menerapkan garis marka berbiku-biku pada sisi jalan raya. Pengendara harus mulai memahami arti dari garis marka berbiku-biku (bergerigi, red. Biku: arah garis yang naik turun dengan puncak dan dasar yang lancip, red).

Dijelaskan dalam website dishub.surabaya.go.id, menurut ketentuan Pasal 43 ayat (1) Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No 34 Tahun 2014 Tentang Marka Jalan yang menyebutkan bahwa larangan parkir atau berhenti di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 39 huruf b dinyatakan dengan garis berbiku-biku berwarna kuning. Pengendara dilarang parkir maupun berhenti pada garis marka berbiku-biku ini.

Garis marka berbiku-biku ini terdapat di empat lokasi di Kota Surabaya yaitu:
1. Jalan Embong Malang,
2. Jalan Blauran,
3. Jalan Praban,
4. Sebagian di Jalan Tunjungan.

Dinas Perhubungan mengimbau kepada seluruh pengendara agar tertib pada aturan yang sudah ditetapkan, demi kelancaran arus lalu lintas di Kota Surabaya. (ss.net/cp)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top