Anda berada di :
Rumah > Metro Jatim > Gus Ipul Pakaikan life Jacket Pada Penumpang Perahu, Setelah Serahkan 256 Life Kacket Ke Operator Tambangan

Gus Ipul Pakaikan life Jacket Pada Penumpang Perahu, Setelah Serahkan 256 Life Kacket Ke Operator Tambangan

Gresik – Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau yang akrab dipanggil Gus Ipul menyerahkan bantuan alat keselamatan berupa rompi pelampung (life Jacket kepada pemilik operator tambangan yang berada di sungai Kalimas kecamatan Wringinanom kabupaten Gresik.

Hal itu dilakukan pasca tragedi terbaliknya peragu tambangan di sungai Kalimas yang membelah antara Kabupaten Sidoarjo dan Gresik pada 13 April 2017 lalu, Sebanyak 256 alat bantu keselamatan (life jacket) kepada pemilik perahu penyeberangan diserahkan oleh Gus Ipul Wakil Gubernur Jawa Timur, Kamis (27/4/2017)

Dengan disaksikan perwakilan dari dua kabupaten yakni Gresik dan Sidoarjo, Penyerahan life jacket yang berlangsung di balai Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik.

Dalam sambutannya, Gus Ipul, mengatakan kejadian perahu terbalik jangan sampai terulang kembali karena akan merepotkan semua pihak. “Jika masyarakat sedih saya juga sedih dan jika masyarakat senang saya pun senang,” ujarnya.

Menurut Gus Ipul, Pemprov saat ini tengah mengkaji

Rencana pembangunan jembatan yang akan melintasi sungai Kalimas masih dikaji oleh Pemprov Jatim. Namun waktu dan titik lokasi pembangunan masih dalam pembahasan.

“Pembahasan dalam rencana Membangun jembatan itu memang prosesnya cukup panjang mulai usulan, anggaran hingga studi untuk menentukan titik jembatan,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Wringinanom, Darman menyatakan lokasi penyeberangan perahu tambang yang terbalik 13 April lalu itu  menghubungkan dari Desa Serbo, Balongbendo, Sidoarjo dengan Desa Sumberame, Wringinanom, Gresik telah ditutup secara permanen. Hal itu  agar tidak terjadi lagi musibah serupa serta mempemudah proses penyelidikan aparat.

Darman menambahkan jika ia akan segera melakukan sosialisasi standar keamanan perahu tambangan kepada masyarakat pemilik operator tambang tentang aturan dan kebijakan yang diperbolehkan demi keselamatan semuanya.

Adapun rincian tersebut adalah  panjang kapal 12 meter memiliki kapasitas maksimal 8 kendaraan roda dua dan 16 penumpang. Untuk panjang kapal 10 meter memiliki kapasitas maksimal 6 kendaraan roda dua dan 12 penumpang. Sementara untuk panjang kapal 6 meter memiliki kapasitas 4 kendaraan roda dua dan 8 orang penumpang.

“Himbauan pada masyarakat saat ini Standar keamanan tersebut merupakan hasil kajian kerjasama Pemprov Jawa Timur bersama ITS Surabaya,” jelasnya.

Usai penyerahan secara simbolis, Gus Ipul juga melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat dan pemilik perahu tambangan di Sungai Kalimas yang berjarak sekitar 200 meter dari pendopo Kecamatan Wringinanom.

Seperti diberitakan Sebelumnya pada 13 April lalu, perahu tambangan terbalik di Desa Sumberame, Kecamatan Wringinanom, Gresik yang menewaskan 6 orang dan 1 orang penumpang atas nama Susriasih (47) warga Kalimati Kecamatan Tarik, Sidoarjo. hingga kini masih dinyatakan hilang.(shol))

 

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top