Anda berada di :
Rumah > Hukum > Dada Turis Digigit Penjambret Surabaya

Dada Turis Digigit Penjambret Surabaya

jambret

Surabaya – Maksud hati ingin menghabiskan waktu dengan hunting foto, Chang Fan Yuan (33), Tiongkok atau China, menjadi korban penjambretan.
Meski turis itu sempat melawan, penjambret berhasil mengambil handphone miliknya.
Awalnya, sekitar pukul 09.30, Chang Fan Yuan berjalan-jalan di daerah Jalan Kalimati Wetan, Surabaya.
Banyaknya pedagang yang berjualan, membuat korban berhenti untuk mengabadikan foto di area sekitar.
Saat Chang Fan Yuan mengeluarkan handphone, tiba-tiba datang seorang yang belum diketahui identitasnya mendekati korban.
Dengan menggunakan motor Honda Vario, pelaku merampas handpohone milik korban yang digenggamnya.
Chang Fan Yuan sempat melawan. Terjadilah tarik-menarik antara korban dengan pelaku.
Hal itu sempat mengundang perhatian warga sekitar. “Tadi, sempat lihat yang bule campuran Korea itu berkelahi melawan malingnya,” kata Supiah, warga sekitar, 20 Maret 2016.
Saat banyak warga mulai berdatangan, pelaku sempat mengelak bila mengambil handphone milik korban.
Warga yang tak percaya lantas mengeroyok penjambret.
“Malingnya sempat kabur, nuntun motornya. Terus lihat warga yang semakin banyak, motornya ditinggal, dia lari masuk gang sana,” terang perempuan 60 tahun ini.
Chang Fan Yuan mengalami luka di kaki dan gigitan di dada, diantar naik becak ke RS Adi Husada Undaan. “Sama warga tadi, bulenya di bawa ke rumah sakit,” katanya.
Sebelumnya, kata Supiah, pada Sabtu (19/3/2016) lalu juga terjadi kasus serupa.
“Di sini memang rawan jalannya, rawan jambret. Kemarin tasnya tukang becak juga dijambret, mau dikejar ya tidak bisa, malingnya pakai motor,” ujarnya.
Sementara itu, saat mengkonfirmasi terkait kasus penjambretan ini kepada Kanit Reskrim Polsek Pabean Cantikan Iptu Tritiko, mengaku belum bisa memberikan tanggapan. (tnews.com/cp)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top