Anda berada di :
Rumah > Hukum > Boboho Pelaku Gembos Ban Warga Wotan Panceng Di Tangkap Polisi Gresik

Boboho Pelaku Gembos Ban Warga Wotan Panceng Di Tangkap Polisi Gresik

DSC_2172

GRESIK – Jajaran Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap pelaku  kejahatan dengan modus Kempes Ban dengan menggunakan Paku . Komplotan berjumlah tiga orang masing – masing berinisial SR (38) berasal dari Pandaan Pasuruan, Ferdy Ardiansyah alias Boboho (30) berasal dari Kota baru Driyorejo dan Prasojo alias Prass (43) asal Mojokerto.

Pengungkapan Kasus ini bermula dengan kejadian yang dialami korban Ihwan Habibi (30) warga desa Wotan Panceng Gresik, saat setelah mengambil uang di Bank BCA jl Dr Sutomo Gresik pada 2 Juni 2016. Sesampai di Jl. Raya Manyar diberitahu oleh pengendara lain kalo ban sebelah kiri kempes . kemudian korban menghentikan kendaraannya di SPBU Manyar.

Saat Korban turun mengecek ban yang bocor itulah, dua laki – laki mengambil uang sebesar  Rp.81.000.000,- yang ditaruh di bawah dasbord dalam kabin. Dengan cepat pelaku lantas kabur dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Scorpio.

DSC_2155

Polisi kemudian melakukan penyidikan di lokasi kejadian dengan mengamati hasil rekaman CCTV di Bank BCA dan di lokasi SPBU manyar. Dari hasil penyidikan maka diketahuilah ciri – ciri pelaku dan identitas kendaraan yang dipakai pelaku.

Setelah mendeteksi keberadaan pelaku polisi menangkap tersangka Boboho di rumahnya di kota baru Driyorejo. Dari situ polisi mengembangkan untuk mengungkap semua jaringan komplotan ini. Maka tidak butuh waktu lama semua pelaku berhasil di tangkap dengan berbagai barang bukti berhasil diamankan Polisi pada 12 Juni 2016.

Cara kerja komplotan ini begitu rapi, SR sebagai pemberi data, dia duduk dideretan ruang tunggu Bank sembari mengamati dan berperan menentukan target sasaran yang akan dijadikan korban. Setelah mendapatkan sasaran dia memberitahu kepada Boboho dan Pras selaku eksekutor. Dengan membuntuti kendaraan yang ditumpangi korban.

DSC_2145

Saat berada diantrian Lampu merah atau kemacetan Boboho dengan menggunakan antenna Radio menancapkan paku yang sudah dimodifikasi ke ban mobil yang ditumpangi korban. Dengan perkiraan jarak dua hingga tiga kilometer ban tersebut akan habis angin. Sehingga korban akan turun untuk mengganti ban. Disaat itulah pelaku memanfaatkan kelengahan korban umtuk mengambil uang yang tadi di ambil dari Bank.

Kapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan SH Sik mengatakan bahwa komplotan ini telah beraksi serupa sebanyak 15 kali diarea Gresik, Surabaya dan Sidoarjo.

“ Komplotan ini sudah seringkali melakukan aksi serupa di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Dan mereka tidak segan melukai korbannya dalam melakukan aksinya. Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat jika melakukan pengambilan uang di bank dalam jumlah besar. Untuk minta pengawalan petugas kepolisian” kata Adex didampingi Kasatreskrim AKP Heru Dwi Purwanto.

DSC_2168

Ketiga Pelaku terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur saat dilakukan penagkapan. Atas kejahatan yang dilakukan oleh ketiga Pelaku ini dijerat pasal 363 ayat 1  dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara (shol)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top