Anda berada di :
Rumah > Hukum > Belajar Tidak Senonoh Dari Warnet. Risma Perintahkan Warnet Kalibokor Ditutup

Belajar Tidak Senonoh Dari Warnet. Risma Perintahkan Warnet Kalibokor Ditutup

risma tanyai pelaku paling kecil
Walikota Surabaya Tri Rismaharini berbincang dengan Pelaku terkecil. (foto int)

Surabaya – Walikota Surabaya Tri Rismaharini mendatangi para pelaku di Mapolrestabes Surabaya. Dia sempat  sempat berbincang dengan delapan pelaku pencabulan terhadap anak 13 tahun di Surabaya.

Risma sempat bertanya pada MI (9) tersangka paling kecil yang masih duduk di kelas 3 SD. Ia menanyakan siapa yang mengajari berbuat tidak senonoh itu, pelaku menjawab belajar dari warnet dekat rumah di Kalibokor Kencana kecamatan Gubeng Surabaya.

Risma  mengatakan, maraknya pencabulan ini bukan hanya tugas Pemkot saja, tapi orang tua dan lingkungan sekitar harus berperan aktif.

“Peran orang tua harus lebih aktif mengontrol anak dan keluarganya,” katanya di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (12/5/2016).

Kata Risma, kasus pencabulan beramai-ramai ini ada kaitannya dengan Dolly. Sebab, ibunya korban merupakan mantan PSK Dolly.

“Setelah Dolly ditutup, dia dititipkan ke saudaranya di daerah Kalibokor,” katanya.

Risma juga mengintruksikan warnet daerah Kalibokor yang menyimpan video porno ditutup.

Sementara itu, Kombes Pol Iman Sumantri Kapolrestabes Surabaya mengatakan, proses hukum anak-anak ini tetap diproses sesuai undang-undang perlindungan anak.

Sebelumnya diberitakan, Polrestabes telah mengamankan delapan anak di bawah umur yang terbukti telah melakukan pencabulan terhadap salah satu anak berusia 13 tahun. (ss.net/cp)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top