Anda berada di :
Rumah > Komunitas > Beberapa Tokoh Pendidikan, Deklarasikan Forum Pendidikan Jatim

Beberapa Tokoh Pendidikan, Deklarasikan Forum Pendidikan Jatim

foto fpj Foto bersama

SURABAYA – Deklarasi Forum Pendidikan Propinsi Jawa Timur dilaksanakan di lantai 2 Universitas Widya Kartika Surabaya, Kamis (1 /09/2016)

Forum ini dibentuk untuk mendiskusikan berbagai permasalahan dibidang pendidikan sehingga menghasilkan suatu solusi yang baik sehingga dapat memberikan sumbangsih pemikiran dalam kemajuan di dunia pendidikan.

Harapan masyarakat tentang penyelesaian problem pendidikan serta solusinya yang terjadi di Jawa Timur menemukan ruangnya akan dibahas pada Forum. Suasana deklarasi yang tidak berlangsung lama dilanjutkan dengan diskusi berlangsung cukup hangat.

Diskusi yang mengambil tema “Pendidikan Tanpa Kasta”  dihadiri sekitar 50 orang, terlihat beberapa tokoh pendidikan Jawa Timur dan beberapa siswa aktifis pendidikan. seperti Ichwan Sumadi Ketua PGRI Jatim, Sulistyanto Suyoso Dewan Pendidikan jatim, Sukemi mantan staf ahli kemendikbud semasa M. Nuh, Seno Bagaskoro  Aktifis pelajar Surabaya, Suadrusman kepala SMA Muhammadiyah Genteng Surabaya, serta beberapa tokoh pendidikan tionghoa Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghoa, Ferdi dan Iskandar.

Seno Bagaskoro, aktifis pelajar melalui forum ini berharap menjadi jembatan suara agar pelajar bisa diajak berpartisipasi sebagai subyek pendidikan.

” Kami akui bahwa para guru itu tidaklah sempurna, tapi kami juga berharap masyarakat bisa memahami posisi guru ” pinta Ichwan Sumadi , Ketua PGRI Jatim ”

Sebagai masyarakat, kami bisa memahami posisi guru, tapi kami juga berharap para guru juga tidak melakukan sesuatu yang merugikan anak didik, misalnya melakukan kekerasan “, Ungkap Sulistyanto dari Dewan Pendidikan Jatim.

Sebagai informasi Forum Pendidikan jatim diharapkan menjadi wadah penyaluran aspirasi masyarakat pendidikan dan menjadi sebuah solusi dan rekomendasi. Para inisiator forum.ini adalah M. Isa Ansori, Ferry Koto, Murphin Sembiring dan Yusron Aminulloh (shol)

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top