Anda berada di :
Rumah > Artikel Dan Opini > Mendongeng Dengan Boneka Jari Cara Baru Pembelajaran Edukatif

Mendongeng Dengan Boneka Jari Cara Baru Pembelajaran Edukatif

Dilihat 1560

Gresik – Cara mendidik anak tak harus berasal dari bangku sekolah saja. Khususnya di usia emas anak yang membutuhkan pembelajaran yang edukatif.

Salah satunya melalui permainan dengan alat bantu, seperti boneka nusantara khususnya. Dari boneka nusantara pengajar atau orangtua bisa memberikan pembelajaran dengan konsep mendongeng dan menumbuhkan rasa nasionalisme dengan pengnalan daerah dan baju adatnya.

“Permainan edukatif yang namanya boneka nusantara ini bisa dibuat oleh kain flanel,” terang perajin boneka nusantara Mas’udah.

Terlihat beberapa boneka karakter dari berbagai nusantara. Mulai dari baju adat Jawa Timur, Jogjakarta,Bali dan banyak lagi. Boneka yang terlihat menarik ini mampu menarik perhatian anak usia 3 sampai 6 tahun.

Contohnya Aisyah Aska,3, yang tertarik belajar terkait nusantara. Ia dengan kritis bertanya beberapa hal terkait nusantara. Ia bisa bercerita banyak hal terkait kehidupan sehari. “Anak-anak bisa lebih mudah dikenalkan kepada banyak hal, termasuk bisa bercerita dan daya imajinatif yang berkembang,” urainya.

Pembuatannyun disebutnya tak sulit. Hanya dengan kaom flanel, ia bisa membuat boneka nusantara.

Sebelumnya, tentu menggunakan penggambaran pola karakter. Untuk anak usia 5 dampai 6 tahun bisa dengan mudan memainkan boneka karakter, nusantara dan boneka jari. Sedang untuk anak usia 3 sampai 4 tahun , bisa dilakukan permainan edukasi dengan kain ini berbentuk trasportasi dan angka. “Biasanya kain flanel karakter ini dibentuk 2 dimensi, namun kini sudah banyak yang mencari bentuk 3 dimensi. Selain itu, bentuknya bisa menjadi tirai boneka karakter, hingga busy book,” jelas dia.

Menurutnya, produksi boneka nusantara banyak memarik perhatian masyarakat. Mulai dari individu hingga lembaga pendidika. Beberapa produk boneka karakternya dipesan dari berbagai daerah.

Misalnya, Jogjakarta, Bogor hingga Serang. Dalam satu bulan, ia bisa menciptakan ratusan boneka karakter. “Yang susah memang konsep boneka dan karakter yang pas untuk sebuah kisah, banyak lembaga pendidikan yang memesan boneka nusantara untuk pembelajaran bhineka tunggal ika, yakni untuk menumbuhkan rasa nasionalisme sejak kecil,” lanjutnya.

Sementara itu, beberapa lembaga pendidikan fdi Gresik banyak yang sudah memanfaatkan boneka karakter nusantara handmade ini.

Kepala TK Muslimat 8 Gresik Liza Irma Isnani memiliki boneka jari, nusantara hingga busy book untuk pembelajaran. Menurutnya, penting bagi anak untuk belajar menggunakan media yang menarik.

“Terlebih para orangtua bisa mencontohnya untuk pembelajaran di rumah, tinggal mengasah kemampuan berdongengnya,” imbuh dia

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top