Anda berada di :
Rumah > Ekonomi > Kantor Walikota Cilegon Didemo Buruh

Kantor Walikota Cilegon Didemo Buruh

buruh cilegon1 buruh cilegon2

Cilegon — Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja yang tergabung dalam FSBKS (Federasi Serikat Buruh  Krakatau Stell) melakukan unjuk rasa di depan Kantor Walikota Cilegon dan juga depan Gedung Polres Cilegon hari Selasa (19/16).

Para buruh menuntut agar Walikota Cilegon Tb. Iman Ariyadi  memediasi  realisasi SK Pengangkatan Karyawan Tetap , pembayaran pesangon terhadap 881 buruh anggota FSBKS  Oleh 9 (sembilan) Vendor PT. KS atas penghapusan masa kerja selama 2 tahun.

Di Cilegon, saat ini upah minimum ditetapkan sebesar Rp 3,70 juta. Angka ini dianggap tidak dapat mencukupi kebutuhan hidup para pekerja apalagi setelah kenaikan harga bahan pokok sehari-hari.

Sekretaris Jendral Serikat Pekerja Agus Haryono,  berharap agar Pemkot Cilegon dapat memfasilitasi penyelesaian permasalahan tersebut diatas sebagai bentuk tanggung jawab moral sebagai pihak yang juga merupakan bagian dalam  Tim Konsultasi Tenaga Kerja Outsourcing PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk.
“kami berharap Pemkot Cilegon memfasilitasi penyelesaian masalah perburuan yang terjadi saat inii, karena pemerintah sebagai bagian dari tripartit dalam penyelesaian sengketa atau perselisihan antara buruh dan pengusaha” ungkapnya.
Untuk itu, menurut Agus, para buruh meminta Pembayaran selisih upah lembur dan pembayaran upah kerja shift (75% dari upah).

Agus Haryono menambahkan, kondisi buruh sekarang ini sangat memprihatinkan ditambah dengan adanya kenaikan harga pangan

Agus Haryono juga menyatakan bahwa aksi ini sebagai pemanasan. Nantinya akan ada mogok nasional jilid II yang akan dilakukan oleh sekitar dua juta buruh akan menutup jalur akses masuk PT. Krakatau Steel,apabila pemerintah daerah tidak merespon tuntutan para buruh saat ini. Maka akan melakukan aksi yang lebih besar lagi.

Sementara  perwakilan dari pihak pemerintah kota Cilegon menyatakan pemerintah akan mengkaji masalah pengupahan buruh ini. Dan akan menggail pihak – pihak terkait agar masalah ini segera diselesaikan dengan damai.

Sementara aksi buruh mendapat kawalan ketat dari pihak Kepolisian sehingga aksi bisa berjalan lancar dan tidak terjadi gesekan. Dan kemacetas arus lalu lintas bisa diatasi oleh petugas kepolisian. (fer)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top