Anda berada di :
Rumah > Kuliner > Viral, Penjual Roti Canai Cantik diburu Pembeli

Viral, Penjual Roti Canai Cantik diburu Pembeli

Dewi, Penjual Roti Canai Yang Viral

GRESIK, – Roti Canai, kuliner yang konon diketahui berasal berasal dari India, tepatnya dari Chennai yang kemudian menjadi asal-usul namanya. Salah satunya adalah roti prata yang dikenal warga Singapura dan Malaysia, atau disebut juga sebagai flying bread oleh orang Eropa.

Tidak banyak kita jumpai pelaku usaha yang berbisnis atau berjualan roti canai ini, bahkan dibeberapa kota di Jawa Timur nahkan di Indoneiapun pun belum tentu terdapat penjual Roti Canai.

Belajar dari orang tuanya yang pernah bekerja di negeri Jiran Malaysia, roti canai bikinan Gadis asal desa Kertosono Sedayu  ini ternyata laris manis di kedai Roti Canai miliknya.  Dewi Amalia Fitri, gadis cantik usia 20 tahun tidak malu membolak balik roti Canai di penggorengan untuk disajikan kepada pelanggan.

Dalam sehari, Dewi yang didampingi orang tuanya bisa menghabiskan 7 kg hingga 10 kg bahan untuk membuat roti canai. Kedai yang ada di jalan raya Kertosono Sedayu ini akan tampak ramai dikunjungi pelanggan saat hari libur dan hari Minggu.

Pelanggan yang datang tidak hanya dari gresik dan  sekitarnya namun banyak juga dari Surabaya dan Lamongan. Selain dimakan di kedai, pelanggan kerap kali pesan untuk di bungkus dibawa pulang dinikmati bersama keluarga di rumah.

Dewi panggilan akrab pemilik kedai Roti Canai menceritakan  Ide buka warung berawal dari membikin untuk dimakan sendiri.

” Awalnya untuk dimakan sendiri dengan keluarga, ternyata banyak yang suka. Kemudian dengan mencoba untuk berjualan. Dan Alhamdulillah banyak pembeli yang suka dan menjadi pelanggan setia dari Surabaya, Lamongan, Gresik dan sekitarnya. Usaha sendiri sepertinya lebih enak, tiap hari terima uang dari pembeli, kalo kerja di pabrik kan terima uangnya sebulan sekali” ungkap Dewi sambil tertawa kecil.

Dewi juga menyampaikan jika omset penjualan dalam sehari minimum 1 juta rupiah buka dari jam 8 pagi Hingga jam 16.00 sore, namun tidak jarang jam 14.00 wib Roti Canai dagangannya sudah habis karena banyaknya pembeli.

Ada dua pilihan menu Roti Canai yang disajikan, ada yang biasa ada juga yang pake isi. Atau dalamnya roti canai di isi lagi dengan telur. Isi telur nya juga sesuai permintaan pelanggan, bisa satu, dua dan seterusnya.

Menu andalan selain roti canai adalah minuman teh tarik, selain Dewi lihai membolak-balik roti canai, dia juga lihai meracik menu minuman teh tarik. Teh yang di campur dengan susu ini kemudian di aduk dengan cara di tarik, dituangkan dari gelas satu ke gelas satunya. Sehingga tampak suguhan penyajian yang mengagumkan dari Dewi.

Harga untuk seporsi roti canai pun sangat terjangkau, cukup merogoh kocek 7 ribu rupiah anda sudah bisa menikmati roti canai tanpa isi, mau yang lebih special lagi? Anda bisa pesan roti canai dengan tambahan isi telur, bisa di isi satu seharga 8 ribu, isi  dua dengan harga 10 ribu, dan seterusnya sesuai selera. Sementara untuk teh tariknya di patok 3 ribu untuk teh tarik panas/hangat dan 4 ribu untuk es teh tarik.

Anak pertama dari dua bersaudara anak pasangan Zainuri dan Khosatun ini tidak jarang di goda pelanggan saat menyuguhkan hidangan. Saat wartawan panjinasional mencicipi Roti Canai buatannya memang  rasanya layak untuk sebuah kenikmatan kuliner yang harganya terjangkau. Apalagi pemiliknya cantik, wajar jika banyak pelanggan menggodanya.

“ya..banyak juga sih pelanggan yang menggoda, tapi ya gak apa selagi hanya bercanda dan dalam batas kewajaran. Namanya juga banyak pelanggan jadi tahu bermacam – macam karakter pelanggan” ungkapnya saat diajak ngobrol panjinasional.

Tertarik……..? dengan menunya? Atau Pemiliknya? Hhhmmmm……biar tidak penasaran datang saja di kedai Roti Canai milik Dewi yang berada di jalan raya kertosono desa kertosono kecamatan sedayu Gresik. (shol)

 

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top