Anda berada di :
Rumah > Kesehatan > Kopi Manggis, Kopinya Penderita Beser

Kopi Manggis, Kopinya Penderita Beser

Photo : Proses perajangan kulit manggis sebelum di keringkan, disangrai dan digiling menjadi serbuk kopi

Gresik –  Banyak masyarakat yang belum tahu akan kandungan dan manfaat pada kulit buah manggis, yang selama ini hanya dianggap sebagai sampah makanan. Dalam buah manggis, terutama pada bagian kulit buahnya terdapat zat anti oksidan yang dapat melawan radikal bebas. Beberapa penelitian menunjukkan, senyawa ini memiliki sifat sebagai antidiabetes, antikanker, anti peradangan, antibakteri, antifungi, antiplasmodial, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Kandungannya pun sangat kuat, hampir 10 kali lipat dari kandungan antioksidan yang berasal dari buah-buahan lainnya.

Saat ini manfaat kulit manggis sendiri paling banyak dicari dan digunakan untuk dijadikan obat alternatif berbagai macam penyakit, serta dimanfaatkan dalam urusan kecantikan. Pengembangan dan produksinya pun beragam, ada yang berbentuk sirup, kapsul serta serbuk layaknya kopi seduh.

Seperti warga asli Jl. Dr Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Gresik ini, dikembangkan layaknya kopi bubuk, yang di namakan Kopi Manggis (Komang).

” Akibat pengalaman saya yang pernah menderita beser (kencing tidak lancar). Mendengar khasiat pada kulit manggis dapat mengatasi sakit akibat beser, maka saya kembangkan sendiri menjadi serbuk kopi seperti saat ini semenjak 3 tahun lalu. Alhamdulillah setelah rutin konsumsi, penyakit saya agak mendingan ” ujar Hari Adi.

 

Hari Adi menambahkan, dalam pengolahannya tidak begitu sulit. Pertama, buah manggis dibelah dan diambil kulitnya lalu dirajang kecil-kecil seukuran biji kopi. Kemudian dijemur selama 3 hari, setelah dijemur, disangrai lalu digiling halus. Sedang untuk penyajian diseduh seperti layaknya minum kopi.

” Sementara ini untuk pemasaran tergantung permintaan. Kalau ada yang pesan baru saya buatkan. Stok, hanya untuk persediaan di warung sendiri kalau ada pembeli ke warung ” tambah pria berumur 39 th ini.

Harganyapun masih tergolong murah, untuk pelanggan yang datang kewarung dibandrol Rp 5 ribu per cangkir. Sedang per kilo Rp 250 ribu sampai Rp 500, itupun tergantung lokasi pengiriman. Sampai saat ini  pelanggan tetap Komang sendiri kebanyakan dari luar kota, seperti Bekasi, Jakarta, Medan dan Mojokerto. (Y1t)

 

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top