Anda berada di :
Rumah > Kriminal > Satreskrim Polres Gresik Berhasil Bekuk 4 Pelaku Curanmor Dengan Modus Operandi Menggeser Motor

Satreskrim Polres Gresik Berhasil Bekuk 4 Pelaku Curanmor Dengan Modus Operandi Menggeser Motor

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat melakukan Konferensi Pers Curanmor di halaman Polres Gresik.

Gresik – Komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang meresahkan masyarakat Gresik akhirnya berhasil diringkus oleh jajaran Satreskrim Polres Gresik.

Pelaku yang berjumlah 4 orang ini, terbagi menjadi dua komplotan yakni Dedi Yonata Arisandi, Achmad Khusairi dan Leonardo Kurniawan merupakan komplotan curanmor dari Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya dan Dika Octa Pratama warga Desa Barengkrajan, Kecamatan Taman-Sidoarjo.

Selama melakukan aksinya di wilayah hukum Polres Gresik, mereka sudah beraksi di 6 TKP berbeda mulai dari Kecamatan Bungah, Menganti, Sidayu, Dukun, Cerme dan Driyorejo.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, komplotan curanmor ini merupakan pemain lama.

“ Dari tiga pelaku yang kami amankan ini sudah beraksi di enam TKP. Sedangkan satu pelaku lainnya beraksi di wilayah hukum Polsek Driyorejo,” ujar Arief Fitrianto, Kamis (21/01/2021).

Dia menjelaskan, modus yang dijalankan pelaku yakni mencari motor yang terparkir dalam kondisi kunci masih menempel. Setelah itu motor didorong ke tempat lain lalu dibawa kabur.

“ Untuk itu kami berpesan kepada masyarakat agar lebih waspada dan tidak lengah. Kalau bisa motornya dikunci setir atau dikasih kunci ganda ,” ungkap Mantan Kapolres Ponorogo ini.

Dari tangan pelaku, Satreskrim Polres Gresik berhasil mengamankan barang bukti motor yakni dua unit motor beat, satu unit motor scoopy, satu unit motor v-xion dan satu unit motor n-max. Selain itu dua unit motor Vario yang digunakan melancarkan aksi kejahatan, termasuk motor Kawasaki Ninja yang sudah diprotoli.

Salah satu pelaku bernama Dika Octa Pratama asal Sidoarjo juga mantan residivis kasus curat.

” Tersangka ini kami amankan setelah melakukan aksi curanmor di salah satu rumah kos di Kecamatan Driyorejo. Ia ditangkap setelah aparat Kepolisian berhasil menangkap penadah motor hasil curiannya ,” terang Kapolres Gresik.

Kapolres Gresik menghimbau, kepada masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan bermotornya agar bisa mengambil dan menghubungi Polres Gresik untuk dicocokkan dengan barang bukti yang disita.

” Nantinya kami akan membantu memverifikasi dan menerbitkan surat pinjam pakai tanpa dipungut biaya sepeserpun. Adapun syarat-syarat membawa BPKB dan surat kelengkapan lainnya ,” tambah AKBP Arief Fitrianto.

Atas perbuatannya, polisi menjerat pasal 363 KUHP tentang pencurian disertai pemberatan. Dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Dan saat ini, Polres Gresik juga masih mengembangkan kasus tersebut dengan agenda memburu penadahnya. (Yit)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top