Anda berada di :
Rumah > Hukum > Polisi Tangkap Penjual Materai Bekas

Polisi Tangkap Penjual Materai Bekas

Gresik – Polisi berhasil menagkap seorang yang menjual materai Bekas yang di Daur ulang ke pelanggan. Dengan ketrampilannya dalam membersihkan tinta maupun stempel dengan bahan – bahan yang Sudah disiapkan, sehingga materai Bisa terlihat seperti baru.
Pelaku yang bernama Sofyan (33) Asal Jember ini harus berurusan dengan pihak yang berwajib. Dengan bukti ribuan materai Bekas yang sedang dalam proses maupun yang Sudah Siap jual tidak bisa mengelak lagi.
kreatifitas yang dimiliki Sofyan disalah gunakan. Maka resiko yang di Terima harus berurusan dengan pihak kepolisian. Saat di Gudang penampungan barang Bekas yang terletak di jalan petiken kecamatan Driyorejo Gresik.
Dalam kesehariannya Sofyan berprofesi sebagai pengumpul barang bekas khususnya materai 6000 kemudian di Daur ulang Dan dijual kembali dengan harga dibawah standard.
Dari tangan tersangka diamankan 5000 materai Bekas yang sebagian Sudah Siap dijual ke beberapa pelanggannya di daerah Surabaya, Sidoarjo Dan Gresik. Selain materai Polisi juga mengamankan 12 ember plastic, 7 nampan plastic, 6 botol alcohol, 3 klip plastic,1 botol spiritus Dan beberapa Alat untuk proses menghilangkan tinta.
“Materai Bekas Saya kumpulkan Dan Saya hilangkan tinta dengan bahan bahan tersebut. Setelah itu Saya jual dengan harga 3000 per biji.” Kata Sofyan.
Sofyan mengaku dalam Sehari dirinya bisa memproduksi ribuan materai Bekas menjadi seperti baru. Dan selama ini para pelanggannya tidak pernah curiga.
Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Heru Dwi Purnomo SIK. Mengatakan ada laporan warga tentang adanya penjual materai dengan harga sangat murah.
“Kami lakukan penangkapan terhadap tersangka yang memalsukan materai dengan cara mendaur ulang materai bekas untuk kemudian dijual kembali untuk mendapatkan keuntungan, sehingga negara dirugikan” Kata Heru. (16/1)
Polisi akan mendalami kasus ini lebih dalam apa ada pelaku lain dalam kasus ini. Akibat perbuatannya, tersangka di jerat dengan Pasal 253 ayat (1) jo 64 ayat (1) atau Pasal 260 ayat(1) ke 2 Jo 64 ayat(1) atau Pasal 260 ayat(2)Jo 64 Ayat (1) KUHP. Dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (yit)

 

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top