Anda berada di :
Rumah > Komunitas > Jaga Kelestarian Budaya Lokal, IPSI Sari Mulyo Gunungsari Gelar Latihan Rutin Seni Tradisional dan Nasional

Jaga Kelestarian Budaya Lokal, IPSI Sari Mulyo Gunungsari Gelar Latihan Rutin Seni Tradisional dan Nasional

Sesi latihan rutin Perguruan Pencak Silat Sari Mulyo di Dusun Gunungsari Bungah Gresik

Gresik – Melestarikan kebudayaan lokal Daerah menjadi peranan penting dalam kemajuan suatu Bangsa. Hal itu dilakukan, untuk memajukan Kebudayaan Nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dan sebagai investasi untuk membangun masa depan di tengah dinamika perkembangan globalisasi.

Dalam rangka menjaga dan melestarikan budaya lokal yang ada dalam masyarakat, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Seperti halnya yang dilakukan oleh pengurus dan pelatih Perguruan Silat Sari Mulyo yang bertempat di Dusun Gunungsari, Desa Indrodelik Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.

Perguruan Silat Tradisional yang berdiri semenjak tahun 1960 ini, dalam mengasah dan mengembangkan seni beladiri tradisional selalu melakukan latihan rutin setiap minggunya.

” Pelatihan diselenggarakan seminggu sekali. Karena masih dimasa pandemi, rutinitas latihan ini juga mengedepankan protokol kesehatan dan kami harapkan juga bisa meningkatkan imun tubuh terhadap penanganan virus Covid-19 ,” ungkap salah satu pelatih utama Perguruan Silat Sari Mulyo Muhammad Hasan Ahroza, Minggu (28/02/2021).

Muhammad Hasan Ahroza kembali memaparkan, Perguruan Silat Sari Mulyo merupakan warisan leluhur Dusun Gunung Sari Indrodelik Bungah. Sebagai generasi penerus sudah menjadi keharusan untuk mengembangkan dan melestarikannya.

” Anggotanya sendiri mayoritas dari masyarakat Dusun Gunungsari. Untuk anggota aktif kurang lebih 150 sedang anggota partisipan sekitar 200 orang ,” jlentrehnya.

” Tidak hanya beladiri pencak silat saja yang ada di Perguruan Silat Sari Mulyo. Disini juga dikembangkan Seni tradisional Macanan (Pencak Macan) dan seni musik kendang jidor, pernapasan dan tenaga dalam serta penguatan fisik ,” tambah pria yang biasa dipanggil Hasan ini.

Latihan pengembangan seni tradisional Macanan (Pencak Macan) khas Perguruan Sari Mulyo Gunungsari
Latihan pengembangan seni tradisional Macanan (Pencak Macan) khas Perguruan Sari Mulyo Gunungsari

Sementara itu Ayub Subari selaku pembina utama yang turut hadir dalam pelatihan tersebut menyampaikan, semenjak tahun 2016 lalu Perguruan Sari Mulyo juga sudah terdaftar di Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Gresik dengan Surat Keputusan (SK) nomor 03/45/PD.XA/XI/2016.

” Sejak tahun pelajaran 2017/2018 kami juga sudah mengajar kegiatan ekstrakurikuler di SD Negeri 243 Gresik (SDN Indrodelik). Dalam pembelajaran Pendidikan Karakter Sekolah Berbasis Keunggulan Lokal (SBKL) ,” ungkapnya

” Dari hasil kerjasama tersebut, berbagai ajang tingkat Kabupaten juga sudah pernah kami ikuti. Seperti O2SN, Porkab sampai kegiatan festival Kodim 0817 dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik ,” tambah Ayub mantan Juara 2 ajang Seni Pencak Tradisional tingkat Kabupaten Gresik ini.

Ayub Berharap, dengan masuknya dan dikembangkannya Seni Nasional di Perguruan Sari Mulyo ini, dapat menjadi motivasi bagi anak didik dan anggota Perguruan lebih giat berlatih untuk mengharumkan nama Sekolah dan Perguruan di ajang perlombaan.

” Kedepan, kami akan terus membenahi segala kekurangan yang ada. Mulai dari alat-alat penunjang dan manajemen serta metode pelatihan ,” harapnya. (Yit)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top