Anda berada di :
Rumah > Hukum > Chamber Hiperbarik Tewaskan 4 Orang di RSAL Mintohardjo

Chamber Hiperbarik Tewaskan 4 Orang di RSAL Mintohardjo

Chamber_Hiperbarik1

Jakarta – Kebakaran di Gedung Ruang Udara Bertekanan Tinggi (RUBT) lama Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo di Jalan Bendungan Hilir Nomor 17, Pejompongan, Jakarta Pusat, mengakibatkan 4 orang meninggal dunia, pada Senin 14 Maret 2016.

Kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik yang menimbulkan percikan api di dalam chamber, atau ruangan yang digunakan untuk terapi hiperbarik oksigen (HBO).

Berdasarkan informasi yang dihimpun melalui laman resmi RSAL Mintohardo, Selasa (15/3/2016), chamber hiperbarik adalah ruangan yang memiliki tekanan lebih dari udara atmosfer normal (1 atm atau 760 mmHg).

Chamber_Hiperbarik7

Dalam kondisi normal, oksigen dibawa oleh sel darah merah ke seluruh tubuh. Tekanan udara yang tinggi akan menyebabkan jumlah oksigen yang dibawa oleh sel darah merah meningkat hingga 400 persen.

Terapi oksigen hiperbarik adalah suatu cara pengobatan di mana peserta terapi bernapas dengan menghirup oksigen murni (100 persen) di dalam RUBT, lebih dari 1 atmosfer absolut.

HBO merupakan terapi utama pada penyakit penyelaman dan terapi tambahan pada berbagai penyakit klinis. Oksigen sangat diperlukan makhluk hidup agar seluruh organ tubuhnya dapat berfungsi normal dan tetap sehat.

Oksigen hiperbarik merupakan metode terapi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, dan didukung berbagai hasil penelitian (Evidence Based Medicine).

Manfaat Terapi HBO

Ada 3 manfaat terapi oksigen hiperbarik, pertama untuk pengobatan utama, di antaranya penyakit penyelaman (Decompression Sickness dan Emboli Gas Arteri), keracunangas (CO, HCN, H2S), mempercepat pelepasan gas beracun, dan meningkatkan kadar oksigen.

Chamber_Hiperbarik3

Kedua, manfaat klinis di antaranya untuk luka yang sulit sembuh seperti luka penderita kencing manis, luka terinfeksi, gas gangren, infeksi tulang, crush injury, compartment syndrome, luka bakar, luka pascaoperasi dan transplantasi.

Manfaat klinis lainnya seperti meningkatkan sistem pertahanan tubuh untuk mengatasi infeksi dan pembentukan cabang-cabang pembuluh darah baru untuk mengatasi penyumbatan dan kerusakan pembuluh darah.

Ada juga pengobatan kencing manis, gangguan saraf seperti stroke dan neuropati, gangguan telinga seperti tuli mendadak dan telinga berdenging, gangguan keseimbangan seperti vertigo, penyempitan pembuluh darah mata, gangguan saluran cerna seperti tukak lambung, mengatasi infeksi jamur dan alergi.
Chamber_Hiperbarik8

Terakhir, adalah meningkatkan kebugaran dan kecantikan. Sebab, terapi ini dapat meningkatkan kadar oksigen seluruh tubuh, mempercepat penyembuhan pada kelelahan fisik, dan meningkatkan pembentukan jaringan kolagen untuk kelenturan. Bahkan, terapi ini bermanfaat untuk kecantikan kulit dan memperbaiki pola tidur. (L6.com/cp)

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top