Anda berada di :
Rumah > Kesehatan > GUS IPUL : DI JATIM KURANG TENAGA PERAWAT

GUS IPUL : DI JATIM KURANG TENAGA PERAWAT

Gresik : Keberadaan tenaga perawat di Jawa timur masih menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pasalnya penyebaran tenaga Perawat tidak merata, tenaga perawat lebih menumpuk di kota, demikian juga tenaga perawat masih kurang dari target yang di harapkan. Artinya rasio perawat 117/100.000 saat ini hanya 83/100.000 perawat, idealnya 100.000 penduduk ditangani 100 perawat. Saat ini kekurangan Perawat sekitar 13.000 dan bidan kurang sekitar 21.000 bidan.

Demikian di sampaikan wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf saat pertemuan akbar perawat Ponkesdes se Jawa Timur dalam rangka milad ke-1 Forkom Ponkesdes Jawa Timur yang dihadiri sekitar 250 perawat se Jawa Timur di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati, kamis (3/3).

Gus ipul yang juga Bapak Ponkesdes Jatim juga menjelaskan bahwa permasalahan tidak hanya penyebaran Perawat yang tak merata, demikian juga pembangunan Rumah sakit juga belum merata. Sedangkan penyebaran bidan lebih merata tapi masih kekurangan tenaga, demikian juga kompetensi lulusan masih kurang dan jumlag tenaga Kesehatan di faskes juga kurang. Inilah masalah-masalah yang menjadi perhatian kita. Namun masalah yang terbaru dengan di berlakukannya MEA menjadikan permasalahan semaikin komplek, yaitu Tenaga Asing di bidang Kesehatan, mulai memasuki Jawa Timur tentunya akan mengancam tenaga lokal di Jatim, namun Gubernur Jatim berkomitmen untuk memprioritaskan Tenaga sendiri atau anak-anak kita sendiri. Jadi kalau ada perawat yang bertempat di desa, ini merupakan pahlawan kesehatan yang luar biasa.

Sementara itu wakil Bupati Gresik Dr.H.Moh Qosim menjelaskan bahwa di Kab Gresik saat ini, di semua desa sudah mendapat pelayanan kesehatan, ada 226 perawat di poskesdes ditunjang dengan 32 puskesmas dan 74 Pustu, serta Rumah sakit Tipe D telah di bangun di P. Bawean, dan pembangunan Ponek lima lantai di area Rumah sakit Ibnu sina, ini semua sebagai upaya pemerintah Kab Gresik untuk memberikan pelayanan kesehatan dan kesejehtraan masyarakat dalam kesempatan tersebut Dr.H.Moh Qosim juga di nobatkan sebagai pembina Ponkesdes terbaik (yan)GUS IPUL

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top