Anda berada di :
Rumah > Hukum > Tak Terima Warung Adiknya Di Bongkar Trantip, Oknum TNI Ancam Camat Grogol

Tak Terima Warung Adiknya Di Bongkar Trantip, Oknum TNI Ancam Camat Grogol

Camat Grogol Cilegon
Camat Grogol Hudri Hasun

CILEGON – Tidak terima bangunan usaha milik adiknya dirobohkan bersama dengan bangunan liar lainnya di Tol Cikuasa atas oleh aparat Trantib Kecamatan Grogol Kota Cilegon beberapa bulan lalu, oknum personil TNI mendatangi dan mengancam Camat Grogol, Hudri Hasun, Senin kemarin 20 Juni 2016.

Melalui saluran telepon, Hudri menceritakan, bahwa kemarin pihaknya didatangi oleh 4 orang oknum berseragam TNI.

Oknum TNI itu datang dengan disertai ancaman karena kehilangan bangunan yang sudah dirobohkan.”Pemilik bangunan itu adik kandungnya oknum TNI, karena saat pembongkaran pemiliknya ada di tempat jauh, pemilik tidak tahu. Pas pulang kesini bangunannya sudah rubuh. Kemudian oknum itu mendatangi Lurah Gerem menanyakan siapa yang membongkar, Lurah bilang Camat,” kata Hudri.

Dilanjutkan Hudri, oknum TNI tersebut sempat mengancam akan bertarung sampai mati karena tidak terima bangunannya dirobohkan. Namun itu hanya ancaman saja, Hudri mengaku tidak mendapatkan perlakuan kekerasan secara fisik.

 

“Mau ngancem kaya apa juga terserah. Saya melakukan dengan prosedur dan tujuan yang baik. Alhamdulillah ga ada perlawanan secara fisik. Saya baik-baik saja dan masalah itu sudah diselesaikan juga dengan baik-baik,” kata Hudri di akhir pembicaraan melalui saluran telepon.

Diketahui, sebelum Ramadhan sejumlah warung remang-remang (Warem) dan bangunan liar yang menjadi sarang prostitusi di sekitar Tol Cikuasa Merak, Dibongkar oleh Petugas Trantib Kecamatan Grogol. Pembongkaran sengaja dilakukan karena bangunan dan kegiatan didalamnya yang melanggar aturan itu juga banyak dikeluhkan oleh masyarakat sekitar. (Fer)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Top