Anda berada di :
Rumah > Hukum > Rencana Eksplorasi Minyak di Pangkahkulon, AMP Deklarasi

Rencana Eksplorasi Minyak di Pangkahkulon, AMP Deklarasi

Cahayapena.co.id, Gresik – Aliansi Masyarakat Pangkahkulon (AMP) deklarasi di tengah laut, Sabtu (8/8/2018) pagi. Hal itu untuk menanggapi rencana adanya rencana eksplorasi minyak di perairan Tambakboyo, Desa Pangkahkulon.

Deklarasi itu diikuti oleh puluhan orang dari berbagai macam profesi utamanya nelayan, petambak, akademisi serta pedagang dan petani.

Dalam deklarasi tersebut, AMP meminta beberapa tuntutan untuk menyejahterakan warga Pangkahkulon. Tuntutan tersebut tertuang dan ditandatangani oleh perwakilan tokoh masyarakat Desa Pangkahkulon.

Pertama, melakukan PGN Saka agar melakukan sosialisasi tatap muka terhadap elemen masyarakat yang terkena dampak langsung proyek eksplorasi minyak.

Kemudian, meminimalkan dampak terhadap pencemaran air laut ketika eksplorasi dilakukan. Menyediakan alat yang ramah lingkungan.

Lalu, melibatkan tenaga kerja lokal pada saat eksplorasi minyak dan memberikan kompensasi terhadap lahan yang terkena lintasan Seismic dan yang terakhir memberlakukan CSR dengan adil karena Pangkahkulon merupakan desa Penghasil minyak.

Abdul Latif perwakilan nelayan mengatakan, sebelum melakukan eksplorasi. PGN Saka harus melakukan sosialisasi ke masyarakat agar mereka tahu ada eksplorasi di wilayahnya.

Kabar tersebut, tambah Latif sangat menghawatirkan beberapa elemen masyarakat utamanya nelayan dan petani tambak. Sebab, kata dia, mata pencaharian mayoritas masyarakat sangat bergantung dengan kondisi air laut.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Pangkahkulon bahwa Sumber daya minyak dan Gas bumi di Pangkahkulon harus bisa memberi manfaaat dalam pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pangkahkulon,” ujar Latif.

Setelah dekalarasi di tengah laut, perwakilan AMP memberikan surat usulan ke Pemdes agar disampaikan ke Pihak PGN Saka. Namun, kepala desa Ahmad Fauron tidak berada di kantor dan ditemui oleh Wakil BPD Pangkahkulon, Abdullah Hanif.

Setelah menerima perwakilan dari AMP, Abdullah Hanif mengatakan, akan menyampaikan aspirasi ke Pemdes agar disampaikan ke pihak berwenang yakni PGN Saka.

“Sebagai mitra kerja Kades kami mendukung dan menerima aspirasi dari Aliansi masyarakat Pangkahkulon, dalam waktu dekat akan kordinasi dengan Kepala Desa Pangkahkulon untuk menyampaikan aspirasi tersebut ke pgn SAKA,” ucapnya. (*)

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top