Anda berada di :
Rumah > Hukum > Melarikan Diri, Bandar Narkoba Ditembak Polisi

Melarikan Diri, Bandar Narkoba Ditembak Polisi

Surabaya  – Bagus alias Bogel, warga Taman Ketegan, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, seorang bandar narkoba, Rabu (20/9/2017) siang mendapat tindakan tegas dari anggota Ditnarkoba Polda Jawa Timur.

Pria 34 tahun yang ditangkap di kawasan Taman, Kabupaten Sidoarjo itu menyimpan narkoba seberat 5 kg, ditembak karena melarikan diri saat digelandang untuk menunjukkan tempat penyimpanan narkoba.

Tidak hanya itu, Bogel juga memukul dan berusaha mengambil pistol milik salah satu anggota yang saat itu menangkapnya. Walaupun dia sudah ditembak mengenai kakinya.

“Karena ada salah satu anggota yang nyawanya terancam (berusaha merebut pistol anggota), anggota lainnya terpaksa memberikan tembakan ke arah salah satu tubuhnya dan tersangka tewas di lokasi,” kata Irjen. Pol Machfud Arifin Kapolda Jawa Timur, Rabu (20/9/2017).

Jenderal bintang dua tersebut menjelaskan awal dari penangkapan tersangka, saat itu anggota narkoba Polda Jawa Timur mendapat informasi akan ada transaksi narkoba di Surabaya.

Polisi sempat melihat Bogel baru saja mengambil narkoba seberat 6,4 ons. Setelah itu polisi terus melakukan penyelidikan dan menangkap Bogel. Polisi menemukan narkoba jenis sabu-sabu​ seberat 1,2 kilogram di tempat kosnya Taman Ketegan.

Saat menemukan narkoba tersebut, ponsel milik tersangka Bogel berbunyi, ternyata itu adalah telepon dari jaringannya yang meminta tersangka mengambil narkoba di Gresik.

Tersangka minta borgolnya dilepas untuk mengambil sisa narkoba yang ada di depannya. Begitu dilepas dia melarikan diri dan tidak mengindahkan dua kali tembakan peringatan dari anggota kepolisian.

“Akhirnya polisi menembak kaki kirinya. Begitu didekati, tersangka justru melawan dan berusaha merampas pistol salah satu anggota, melihat anggota terancam anggota kami lainnya langsung melakukan tembakan dan mengenai salah satu tubuh korban (dada,red) dan tewas di lokasi. Jenasah langsung kami bawa ke rumah sakit Bhayangkara,” terang Kapolda Jatim.

Tidak jauh dari lokasi itu tersebut, polisi kembali menemukan barang bukti narkoba sabu-sabu seberat 3 kilogram.

Dari pengembangan kasus ini, polisi juga menangkap jaringan Bogel beikutnya, yakni Ucil yang ditangkap di Tretes, Mojokerto. Dari penangkapan Ucil, polisi menemukan barang bukti 4 gram sabu-sabu.

“Narkoba yang disimpan tersangka Ucil itu ditemukan di villa,” kata Irjen.Pol Machfud Arifin. (ss/net)

 

 

 

sumber berita : suarasurabaya.net

Bagikan Ini, Supaya Mereka Juga Tau !

Tinggalkan Komentar

Top